10 Hari Tanpa Kabar, Anak Temukan Ayahnya Sudah Tak Bernyawa

Saat pintu berhasil terbuka, petugas dan warga mendapati korban sudah dalam kondisi tak bernyawa di atas tempat tidur.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 26 September 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Proses evakuasi jasad Petrus Pallangan (74) di Kampung Bakti RT 03/RW 01, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (25/9/2026) berlangsung dramatis. Petugas kepolisian bersama warga terpaksa membongkar paksa pintu rumah menggunakan bor akibat terkunci rapat dari dalam.

Penemuan jasad berawal dari kedatangan anak kandung korban, Devi Aprilianti, pada siang hari. Devi yang bertolak dari Jakarta Utara sengaja menyambangi kediaman ayahnya lantaran korban tidak dapat dihubungi melalui sambungan telepon sejak Selasa (15/9/2026).

Setibanya di lokasi, Devi mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci rapat. Rasa curiga kian menguat setelah tercium aroma busuk yang sangat menyengat dari dalam bangunan rumah.

Kapolsek Cibadak AKP Joko Susanto Supono mengonfirmasi bahwa saksi langsung meminta bantuan pengurus lingkungan setempat untuk membuka akses masuk.

"Saksi yang merupakan anak korban merasa curiga karena rumah terkunci dan tercium aroma bau busuk yang sangat menyengat. Saksi kemudian meminta bantuan Ketua RT setempat untuk mendampingi proses pembukaan pintu rumah," kata AKP Joko Susanto Supono, Jumat (25/9/2026).

 

Bongkar Paksa

Melihat kondisi pintu yang terkunci rapat dari dalam, Ketua RT bernama Abdul Salam bersama warga kemudian memanggil jasa tukang kunci. Gagang pintu rumah akhirnya dibongkar paksa dengan cara dibor.

"Proses pembukaan pintu dilakukan secara paksa dengan cara dibor oleh tukang kunci yang didampingi Ketua RT. Setelah berhasil terbuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Joko.

Saat pintu berhasil terbuka, petugas dan warga mendapati korban sudah dalam kondisi tak bernyawa di atas tempat tidur. Kondisi fisik wajah korban diketahui sudah menghitam dan dipenuhi belatung.

"Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di tempat tidur. Kondisi fisik wajah korban sudah menghitam dan terindikasi telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelum ditemukan," jelas dia.

Petugas kepolisian dari Polsek Cibadak yang berada di lokasi langsung melakukan pengamanan TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.

Atas kesepakatan keluarga, jasad korban dievakuasi menuju rumah sakit di Jakarta untuk penanganan medis lanjutan.

"Atas permintaan pihak keluarga, jasad korban selanjutnya dibawa dan dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian," kata dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya