Prabowo: Kita Harus Hati-hati, Demokrasi Bisa Dibeli

Prabowo menegaskan dukungannya terhadap demokrasi dan reformasi yang harus dijaga dari berbagai upaya yang dapat memengaruhi proses politik.

oleh Winda NelfiraTisha Maulida FazriahDiterbitkan 19 September 2026, 00:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 PAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa demokrasi di Indonesia dapat dibajak dan dibeli oleh pihak-pihak yang memiliki kekuatan ekonomi besar.

Ia awalnya menegaskan dukungannya terhadap demokrasi dan reformasi yang harus dijaga dari berbagai upaya yang dapat memengaruhi proses politik.

“Kita ingin demokrasi. Jangan salah, saya di tentara, saya mendukung demokrasi, saya mendukung reformasi. Tapi kita harus hati-hati bahwa demokrasi bisa dibajak, demokrasi bisa dibeli,” kata Prabowo dalam puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Ia kemudian menyinggung pihak-pihak yang memiliki uang dalam jumlah besar. Dia mengatakan, kekuatan finansial tersebut dapat digunakan untuk memengaruhi berbagai pihak, termasuk tokoh politik dan pejabat negara.

“Mereka-mereka yang punya kekuatan ekonomi besar, mereka-mereka yang punya uang banyak, dan terutama mereka-mereka yang uangnya didapat dengan cara tidak halal, alias mereka mau membajak demokrasi kita,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, upaya tersebut dapat dilakukan melalui pemberian uang kepada sejumlah pihak dalam institusi negara.

“Mereka mau menyogok tokoh-tokoh politik kita. Mereka mau membeli, menyogok hakim, menyogok jaksa, menyogok jenderal, menyogok menteri, mereka mau menyogok presiden,” tandasnya.

 

HUT ke-28, PAN Siap Resmikan Gerakan PANsar Murah

Partai Amanat Nasional menggelar perayaan hari ulang tahun ke-28 dengan tema “Gerak Cepat Bantu Rakyat” di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (18/9/2026) (Liputan6.com/Tisha Maulida Fazriah)

Partai Amanat Nasional menggelar perayaan hari ulang tahun ke-28 dengan tema “Gerak Cepat Bantu Rakyat” di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (18/9/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta beberapa jajaran pimpinan lain, baik dari MPR, DPR, ketua umum partai politik, maupun beberapa tokoh politik.

Ketua Fraksi DPP PAN Putri Zulkifli Hasan mengatakan dalam rangka perayaan hari ulang tahun, Partai Amanat Nasional membawakan program yang akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di beberapa provinsi.

“Meski sudah di bulan Agustus sebetulnya. Tapi sebagai bentuk perayaan HUT, kita akan terus membantu masyarakat dengan program-program dari PAN. Salah satunya ada program Pansar Murah,” ucap Putri Zulhas kepada media, Jumat (18/9/2026).

“Programnya berupa tebus murah kebutuhan pokok. Ada beras, ada minyak, ada gula, dan lain sebagainya dengan harga sekitar 50-75% lebih murah dari harga sekarang,” sambung Putri.

Menurut Putri, yang paling spesial dalam perayaan kali ini yakni adanya keterlibatan dari berbagai lapisan elemen masyarakat.

“Kita juga mengundang Ojol, Nakes, teman-teman Guru Paud, ada UMKM, ada juga nelayan, petani, mudah-mudahan semuanya ikut bergembira termasuk Pak Presiden,” lanjut Putri.

Meskipun PANsar Murah akan menyasar ke berbagai provinsi, Putri mengatakan program ini tetap memiliki cakupan wilayah prioritas yang ditentukan.

“Ya, tentu yang pertama kita pasti ke daerah yang 3T, tetapi juga seluruhnya nanti akan kita laksanakan serentak, juga di Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Kalimantan, NTT, dan lain sebagainya, nanti insya Allah kita muter di seluruh provinsi, rutin,” kata Putri.

Putri mengatakan, program pangan menjadi prioritas pemerintahan mengingat adanya kebutuhan pangan masyarakat di beberapa daerah. PANsar Murah dihadirkan untuk memudahkan masyarakat.

“Jadi memang kuotanya di setiap provinsi, nanti ada cara pendaftarannya, biasanya secara online, nanti kalau udah daftar online dapat semacam voucher, nanti tinggal datang aja, terus ditebus murah, jadi bebas siapa aja. Kuotanya berbeda-beda, setiap wilayah ada yang 5 ribu, ada yang 10 ribu, nanti kalau lengkapnya sih di media sosialnya,” tandas Putri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya