Kebakaran Melahap Pabrik Bohlam di Kota Tangerang

Petugas Damkar Kota Tangerang masih berjibaku menjinakkan si jago merah yang terus melahap setiap bagian pabrik.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 16 September 2026, 18:27 WIB
Kebakaran melahap pabrik bohlam dan kipas angin di Kota Tangerang. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran hebat melahap pabrik yang memproduksi bohlam dan kipas angin, di Jalan Pembangunan 1, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (16/9/2026).

Puluhan petugas Damkar Kota Tangerang pun masih berjibaku menjinakkan si jago merah yang terus melahap setiap bagian pabrik. Terutama pada bagian tengah, di mana titik api muncul untuk pertama kali.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan, kebakaran dilaporkan pada siang hari atau sekitar pukul 12.00 siang. Namun, hingga sore hari meski kondusif, petugas masih menghadapi sejumlah titik api yang sulit dijangkau dari luar bangunan.

“Kondisi sudah cukup kondusif. Tinggal nanti kita menghabiskan api-api yang ada di area tengah dengan kendaraan yang kita miliki supaya bisa menjangkau area tengah yang memang masih agak rawan kalau kita masuk ke dalam,” ujar Mahdiar di lokasi kejadian.

Menurutnya, informasi mengenai penyebab awal kebakaran masih beragam. Ada informasi yang menyebut kebakaran bermula dari trafo yang meledak, namun hal tersebut masih akan ditelusuri lebih lanjut bersama pihak perusahaan.

“Informasinya bermacam-macam. Ada yang mulai dari trafo yang meledak ataupun hal lainnya. Tapi itu akan kita tindak lanjuti seperti apa kondisi awalnya dengan teman-teman dari perusahaan secara valid,” ujarnya

Meski begitu, Mahdiar memastikan tak ada korban dalam peristiwa tersebut. Sebab kebakaran terjadi pada saat istirahat karyawan.

Salah satu kendala yang dihadapi petugas dalam proses pemadaman adalah ketersediaan sumber air. Kondisi musim kemarau membuat petugas harus mencari sumber air terdekat untuk memenuhi kebutuhan pemadaman.

“Kalau kendala, satu, di mana-mana rata-rata dengan musim kemarau ini adalah sumber air,” katanya.

 

12 Damkar Dikerahkan

Untuk mengatasi kendala tersebut, petugas mengambil sumber air dari kawasan embung, Batu Sari, yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Selain itu, BPBD juga mendapat bantuan tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

BPBD Kota Tangerang mengerahkan sekitar 15 unit kendaraan dan 60 personel dalam penanganan kebakaran tersebut. Dukungan juga datang dari TNI serta unsur relawan lainnya untuk membantu petugas di lapangan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya