Bawa Celurit dan Parang, Tawuran Pelajar Pecah Dekat Mapolsek Labuhan Ratu

Tawuran pelajar bersenjata tajam terjadi di Bandar Lampung, polisi amankan enam pelajar dan masih mencari satu pelajar lainnya.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 03 September 2026, 15:15 WIB
Polisi telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Aksi tawuran antarpelajar bersenjata tajam terjadi di Jalan Soekarno Hatta, dekat Mapolsek Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Lampung, Rabu (2/9/2026) malam. Kejadian ini membuat pengguna jalan merasa khawatir, karena sejumlah remaja terlibat saling serang di tengah jalan raya sambil membawa senjata tajam.

Dalam video yang viral, terlihat beberapa pelajar membawa senjata tajam berukuran panjang, diduga berupa celurit dan parang. Kendaraan yang melintas pun memperlambat laju untuk menghindari lokasi bentrokan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.27 WIB.

Wayan, seorang pengendara yang melintas, mengungkapkan, "Saya lewat terus ada yang kayak tawuran gitu, mereka sampai ke tengah jalan."

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah remaja yang terlibat, memilih untuk tidak berhenti karena situasi di lokasi cukup mengkhawatirkan.

"Kurang tahu berapa banyak, saya tidak fokus lihat karena takut. Mereka bawa motor," ujarnya.

Amankan 6 Pelajar

Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, membenarkan adanya penanganan terhadap aksi tawuran tersebut. Dalam rekaman video yang beredar, terdengar suara yang menyerupai letusan senjata api ketika aksi tawuran berlangsung.

Namun, polisi memastikan suara tersebut berasal dari tindakan anggota yang berada di lokasi untuk membubarkan dan melerai para pelajar.

"Kami luruskan, suara letusan senjata api itu dari anggota yang hendak melerai aksi tawuran," kata AKP Ono.

Ia juga mengimbau agar informasi mengenai kejadian tersebut tidak disimpulkan secara terburu-buru karena proses pemeriksaan dan pengembangan masih berlangsung.

Saat ini, polisi masih mendalami kronologi lengkap, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya pelajar lain yang ikut dalam aksi tawuran tersebut.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Labuhan Ratu, Ipda Roy Purba, menyatakan bahwa polisi telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran.

"Enam orang," kata Roy.

Keenam orang yang diamankan tersebut masih berstatus pelajar dan tergolong anak-anak. Polisi masih meminta keterangan mereka untuk mendalami keterlibatan masing-masing.

Polisi Masih Kejar Satu Pelajar

Polisi masih mengembangkan penyelidikan karena diduga masih ada satu remaja lainnya yang belum berhasil diamankan.

"Sementara ini enam. Ada satu lagi kawannya yang masih belum kita amankan," kata Roy.

Dari hasil penanganan sementara, polisi juga mengamankan satu bilah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran tersebut.

"Ada satu, sementara masih satu kita amankan," sebutnya.

Terkait motif, polisi sementara menduga aksi tersebut dipicu oleh kenakalan remaja. Namun, penyidik masih mendalami keterangan para pelajar yang telah diamankan. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya