Momen Mentan Bantu Korban Kecelakaan hingga Telat Rapat dengan Prabowo

Kecelakaan itu terjadi saat rombongan Amran melintas di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.30 WIB.

oleh SupriatinDiterbitkan 23 Juli 2026, 23:16 WIB
Momen Mentan Bantu Korban Kecelakaan hingga Telat Rapat Bareng Prabowo (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terlambat menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2027). Bukan tanpa alasan, Amran membantu korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Menteng.

Aksi Amran membantu korban kecelakaan viral di media sosial. Kecelakaan itu terjadi saat rombongan Amran melintas di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.30 WIB.

Melihat kondisi korban, Amran langsung turun dari kendaraan dan memberi pertolongan. Dalam video yang beredar, Amran tampak meminta timnya bergerak cepat untuk mengevakuasi korban agar segera mendapat penanganan medis.

"Bawa ke rumah sakit, bawa ke rumah sakit," ujar Amran.

Dia terus memantau proses evakuasi. Amran meminta tim bergerak cepat agar korban segera dibawa ke rumah sakit.

"Sini, sini, sini... cepat-cepat!" katanya.

Saat korban akan dievakuasi menggunakan mobil pengawalnya, Amran memastikan ada orang yang mendampingi selama perjalanan menuju rumah sakit.

"Ada yang dampingin? Biar nanti siapa kamu ya," ujarnya kepada seorang pengemudi ojek daring yang berada di lokasi.

Amran juga mengatur pergerakan kendaraan rombongannya agar proses evakuasi berjalan lancar.

"Mundur, mundur, mundur," perintahnya kepada pengemudi kendaraan pengawal.

Korban Dibawa ke RSCM

Amran kemudian mengarahkan timnya membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Setelah mengikuti rapat terbatas bersama Prabowo, Amran kembali menyampaikan pesan terkait pentingnya kepedulian terhadap sesama.

"Tidak ada jabatan dalam urusan kemanusiaan. Kita semua sama di hadapan Tuhan dan di hadapan sesama manusia," ujar Amran.

Dia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara dan menaati aturan lalu lintas.

"Satu kelalaian bisa merenggut nyawa dan menyakiti banyak orang," katanya.

Amran turut mendoakan agar korban segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya