Dokter Larang Hotman Bekerja, Operasi Saraf Kejepit Belum Pulih

Hotman Paris mundur dari kuasa hukum Febrie. Dokter melarang bekerja 2 pekan usai operasi saraf kejepit di Singapura pada 9 Juli 2026.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 23 Juli 2026, 13:57 WIB
Pengacara Hotman Paris Hutapea mendatangi Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Liputan6.com/Winda Nelfira).

Liputan6.com, Jakarta - Hotman Paris Hutapea mengumumkan mundur sebagai kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Kamis (23/7/2026). Keputusan itu diambil karena proses pemulihan kesehatannya setelah operasi tulang belakang di Singapura belum sepenuhnya tuntas.

Menurut Hotman, dokter yang menanganinya meminta ia tidak bekerja selama dua pekan agar pemulihan berjalan maksimal. Rekomendasi itu disampaikan pascaoperasi dengan tujuan memberi waktu istirahat penuh.

Operasi dilakukan pada 9 Juli 2026 dengan pembiusan total di sebuah rumah sakit di kawasan Novena, Singapura. Tindakan tersebut menjadi bagian dari penanganan saraf kejepit yang dideritanya.

Hotman membenarkan sempat mengabaikan anjuran istirahat setelah keluar dari rumah sakit. Ia mengaku meninggalkan perawatan inap lebih cepat dan kembali beraktivitas.

"Saya dua malam sudah kabur ke hotel. Dokter marah karena saya tetap kerja," ujarnya.

Akibat tetap beraktivitas, rasa nyeri di bagian pinggang kembali muncul. Hotman menyebut dirinya masih harus berjalan menggunakan tongkat dan mengonsumsi obat pereda nyeri untuk mengatasi keluhan tersebut.

"Dokter bilang jangan kerja dua minggu. Istirahat total," ujar dia.

Upaya Pengobatan Sebelum Meja Operasi

Sebelum memutuskan operasi, Hotman mengatakan sudah berusaha mengatasi saraf kejepit yang dialaminya selama sekitar dua bulan. Langkah itu ditempuh agar keluhan dapat mereda tanpa tindakan bedah.

Beragam metode dicoba, mulai dari fisioterapi, akupunktur, hingga terapi pijat. Namun, menurutnya, kondisi tidak menunjukkan perbaikan yang diharapkan.

Operasi kemudian dipilih sebagai jalan terakhir untuk mengatasi rasa sakit yang menjalar dari pinggang hingga ke kaki. Tindakan itu diambil setelah upaya non-bedah tidak lagi memberikan hasil.

Proses pemulihan masih terus berlangsung. Hotman menjadwalkan kontrol lanjutan ke Singapura guna memastikan perkembangan pascaoperasi.

"Saya besok pagi berangkat lagi ke Singapura untuk kontrol," katanya.

Ia mengatakan kini memilih mengurangi aktivitas pekerjaan agar pemulihan lebih terfokus. Pengurangan beban kerja itu, termasuk pengunduran dirinya dari pendampingan hukum terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus tersebut.

"Saya baru sadar kesehatan jauh lebih penting. Kalau dipaksakan terus, saya takut kondisinya makin parah," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya