Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Banten Andra Soni meninjau lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin bersama Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid. Tebal dan pekatnya asap membuat Andra terpaksa memakai masker khusus anti gas beracun.
Setelah melakukan peninjauan, Andra meminta semua TPA di wilayahnya menyediakan alat pemadam kebakaran. Perintah itu sebagai antisipasi agar kebakaran seperti di TPA Jatiwaringin tak terulang lagi.
Advertisement
"Saya tadi sudah meminta, saya sudah meminta untuk semua juga memperhatikan karena ini sebenarnya kejadian kebakaran ini bukan pertama kali ya. Pernah terjadi di Rawa Kucing, pernah terjadi di beberapa tahun lalu di Bandung dan di tempat lain. Nah, ini menjadi PR kita bersama-sama ya. Nanti harus kita pikirkan di setiap TPA yang ada di Provinsi Banten wajib harus punya apa, alat pemadam," tegasnya, Kamis (2/7/2026)
Gunungan Sampah Setara 7 Lantai
Jika alat pemadam disiagakan, maka petugas yang berada di TPA bisa lebih sering membasahi gunungan sampah. Sebab, di dalam tumpukan sampah itu, ada gas metan yang sewaktu-waktu bisa membuat api membesar. Ditambah lagi, Indonesia memasuki kemarau ekstrem dalam 30 tahun terakhir.
"Karena kan memang harus sering dibasah, dibasahi ya. Asal tahu saja, TPA Jatiwaringin itu tingginya sampah sudah setara dengan gedung 7 lantai, jadi kita doakan ini tidak berlarut-larut," katanya.
Sejauh ini, Andra melihat koordinasi penanganan kebakaran TPA sudah cukup baik. "Alhamdulillah berkat kolaborasi seluruh pihak langsung dipimpin oleh Bapak Bupati secara langsung selama 3 hari berturut-turut, saya melihat di sana koordinasinya berjalan dengan baik dan upaya pemadaman sedang berlangsung dan diharapkan tidak dalam waktu lama lagi bisa diatasi,"tuturnya.