4.151 Personel Gabungan Siaga Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Jaya mengerahkan 4.151 personel gabungan untuk mengamankan demo mahasiswa di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 12 Juni 2026, 09:45 WIB
Sejumlah personel polisi sedang mengikuti apel persiapan pengamanan. (Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Ribuan personel gabungan disiagakan untuk mengawal aksi atau demo sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Keberadaan mereka guna menjaga jalannya unjuk rasa tetap aman dan tertib.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan sebanyak 4.151 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan aksi tersebut.

"Rinciannya, 3.651 personel Polri, serta 500 personel TNI," ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

Menurut dia, Polda Metro Jaya tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Karena itu, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

"Kehadiran personel di lapangan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya," ucap Budi.

Dia mengatakan, selain mengamankan jalannya aksi, polisi juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap berbagai dinamika di lapangan. Mulai dari kepadatan lalu lintas, konvoi kendaraan, penutupan jalan secara situasional, gangguan fasilitas umum, hingga potensi tindak kriminalitas.

 

Ingatkan Peserta Aksi Sampaikan Aspirasi secara Tertib

Personel Polri mengikuti apel gabungan gelar pasukan di Silang Monas, Jakarta, Senin (11/4/2022). Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 5.620 pasukan gabungan Polri-TNI dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa BEM SI. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Budi mengingatkan peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib. Massa juga diminta tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, serta menghormati pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi.

"Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif," tutur Budi.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional di sekitar kawasan Monas. Rekayasa arus kendaraan akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

"Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan," pungkas Budi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya