Nekat Mendaki Tanpa Pemandu Lokal, Pendaki Asal Lampung Tersesat di Gunung Tanggang

Ngeyel Tak Pakai Pemandu Lokal, Pendaki Asal Bandar Lampung Tersesat di Gunung Tanggang

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 02 Juni 2026, 14:21 WIB
Seorang pendaki asal Bandar Lampung sempat tersesat di kawasan hutan Gunung Tanggang, Lampung. (Liputan6.com/Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pendaki gunung asal Bandar Lampung sempat tersesat di kawasan hutan Gunung Tanggang, Dusun Pematang Kuyung, Pekon Negeri Kelumbayan, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus. Insiden itu terjadi setelah rombongan pendaki mengabaikan saran warga untuk menggunakan jasa pemandu lokal.

Beruntung, pendaki bernama A. Aris Pratama Anwar (21) berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilakukan pencarian oleh warga setempat pada Minggu malam, 31 Mei 2026.

Kapolsek Limau, Iptu Fridy Romadhana Panca Rizky mengatakan, peristiwa bermula ketika tujuh pemuda asal Bandar Lampung tiba di Dusun Pematang Kuyung sekitar pukul 13.30 WIB untuk mendaki Gunung Tanggang.

Sebelum memulai pendakian, mereka sempat diingatkan warga agar menggunakan pemandu lokal karena medan yang cukup sulit dan jalur yang belum tentu dikenal para pendaki. Namun, saran tersebut tidak diindahkan.

"Rombongan tetap melanjutkan pendakian tanpa didampingi pemandu," kata Fridy, Selasa (2/6/2026).

Dalam perjalanan menuju puncak, Aris mengalami kelelahan saat tiba di Pos 1. Dia memutuskan beristirahat sementara enam rekannya melanjutkan perjalanan ke atas. 

Tak lama berselang, Aris mencoba menyusul teman-temannya seorang diri. Namun karena jarak yang sudah cukup jauh dan tidak mengetahui jalur yang ditempuh rombongan, dia justru kehilangan arah dan masuk ke kawasan hutan sekitar Gunung Tanggang.

Sementara itu, enam pendaki lainnya memutuskan turun sekitar pukul 17.00 WIB. Saat tiba di Pos 1, mereka tidak menemukan Aris dan mengira rekannya tersebut telah lebih dahulu kembali ke permukiman warga.

Kekhawatiran muncul ketika rombongan tiba di rumah Waras, warga setempat yang menjadi tempat singgah mereka, namun Aris ternyata belum kembali.

"Mengetahui kondisi tersebut, Waras bersama empat warga lainnya segera melakukan pencarian ke kawasan gunung," jelasnya.

 

Proses Evakuasi

Pencarian berlangsung selama beberapa jam dengan menyisir area hutan di sekitar jalur pendakian. Sekitar pukul 21.20 WIB, Aris akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

"Pendaki yang tersesat berhasil ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat. Selanjutnya yang bersangkutan dibawa kembali ke rumah warga untuk beristirahat bersama rombongannya," ungkapnya.

Setelah ditemukan, seluruh anggota rombongan kembali berkumpul dan menginap di rumah Waras sebelum pulang ke Bandar Lampung pada Senin, 1 Juni 2026. Kapolsek berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi para pendaki agar selalu mengutamakan keselamatan dan memanfaatkan jasa pemandu lokal saat menjelajahi jalur yang belum dikenal.

"Ke depan, aktivitas pendakian di Gunung Tanggang perlu diatur lebih ketat dan setiap kelompok pendaki sebaiknya didampingi pemandu untuk mengantisipasi kejadian serupa," tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya