5 Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang Depan Kampus Unpad Jatinangor

Satu korban dalam kondisi kritis, sementara empat lainnya mengalami luka berat dan ringan.

oleh SupriatinDiterbitkan 01 Juni 2026, 23:52 WIB
Pohon Tumbang Timpa 5 Pemotor Depan Kampus Unpad Jatinangor (AntaraNews)

Liputan6.com, Jakarta - Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di Jalan Nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (1/6/2026). Satu korban dalam kondisi kritis, sementara empat lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto mengatakan, seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Unpad untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban sebanyak lima orang dengan rincian satu orang kritis, dua luka berat, dan dua luka ringan. Seluruh korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Unpad untuk mendapatkan penanganan medis," kata Bambang.

Berdasarkan hasil penanganan awal, pohon flamboyan yang tumbang diduga sudah dalam kondisi lapuk sehingga roboh dan menimpa sejumlah sepeda motor yang sedang melintas di jalan nasional tersebut.

"Diduga akibat kondisi pohon yang sudah lapuk sehingga tumbang dan menimpa beberapa kendaraan roda dua yang melintas di jalan nasional," ujarnya.

Arus Lalu Lintas Tersendat

Peristiwa itu sempat membuat arus lalu lintas di kawasan Jatinangor tersendat. Petugas BPBD bersama personel TNI, Polri, dan SAR Brimob Jawa Barat langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta membersihkan batang pohon yang menutup badan jalan.

Setelah proses pemotongan dan pembersihan material pohon selesai dilakukan, arus lalu lintas kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kabag Ops Polres Sumedang Kompol Laksana Wijayanti mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi begitu menerima laporan dari warga terkait pohon tumbang yang menimpa pengendara.

"Kami langsung meluncur ke lokasi bersama personel Polsek Jatinangor. Penanganan dilakukan bersama warga, Satpol PP, BPBD, dan Brimob untuk menyingkirkan pohon tumbang serta kondisi lalu lintas sudah normal kembali," katanya, dilansir Antara.

Menurut Laksana, kemacetan sempat terjadi selama sekitar 15 hingga 20 menit saat proses evakuasi dan pembersihan berlangsung. Namun, kondisi lalu lintas kembali normal setelah dilakukan pengaturan dan pengalihan arus kendaraan.

Dia menambahkan, pohon tersebut sebenarnya sudah pernah dilaporkan warga untuk ditebang karena dinilai membahayakan pengguna jalan. Dari hasil pengecekan di lokasi, akar pohon diduga telah rapuh sehingga tidak mampu lagi menopang batang pohon dan akhirnya tumbang saat berada di tepi jalan yang ramai dilintasi kendaraan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya