Liputan6.com, Jakarta - Aksi heroik anggota Kepolisian Daerah (Polda) Lampung berakhir duka. Brigpol Arya Supena, anggota Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, gugur setelah terlibat duel maut dengan komplotan pencuri sepeda motor (curanmor) pada Sabtu pagi (9/5/2026).
Insiden berdarah yang menewaskan sang polisi terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, yakni di halaman parkir sebuah toko roti ternama di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.
Advertisement
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh Liputan6.com, peristiwa bermula sekitar pukul 05.59 WIB. Seorang pelaku yang mengenakan helm tampak berjalan kaki memasuki area parkir toko, sementara rekannya bersiaga di pinggir jalan memantau situasi.
Tak berselang lama, Brigpol Arya Supena yang baru saja lepas piket tiba di lokasi untuk membeli roti. Saat itulah, ia memergoki pelaku yang sedang mengutak-atik lubang kunci motor milik karyawan toko.
"Korban yang mengetahui aksi tersebut langsung berupaya menghentikan pelaku. Sempat terjadi pergulatan dan perkelahian sengit di halaman parkir," ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (9/5/2026).
Luka Tembak di Bagian Kepala
Situasi berubah menjadi mencekam ketika pelaku yang terdesak mengeluarkan senjata api. Dalam jarak dekat, pelaku melepaskan tembakan yang tepat mengenai kepala korban pada pukul 06.01 WIB.
Brigpol Arya langsung terkapar bersimbah darah di lokasi kejadian. Meski sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis maksimal, nyawa korban tidak tertolong.
Kombes Pol Yuni Iswandari menegaskan bahwa pihak Polda Lampung telah membentuk tim gabungan untuk memburu para pelaku yang melarikan diri usai penembakan tersebut.
"Hingga saat ini, petugas masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti dari CCTV. Kami akan mengejar pelaku hingga tertangkap," tegasnya.
Jenazah Brigpol Arya Supena kini disemayamkan oleh pihak keluarga di Rumah Duka di Kota Metro, Lampung sementara garis polisi masih terpasang di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.