Dua Pelaku Pemukulan Politisi PSI Bro Ron Ditangkap

Polisi mengamankan dua orang pelaku ke Polsek Metro Menteng. Diduga, pelaku pemukulan berjumlah tiga orang.

oleh Rifqy Alief AbiyyaDiterbitkan 05 Mei 2026, 13:42 WIB
Waketum PSI Ronald Aristone Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron menyambangi rumah pribadi Jokowi untuk membeberkan penyelewengan dana. (Liputan6.com/ Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap dua orang yang diduga pelaku pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau akrab disapa Bro Ron. Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menuturkan, Ronald sudah melaporkan insiden tersebut kepada polisi.

"Benar ada kejadian seperti di Video. Pak Ronald sudah membuat Laporan Polisi dan sudah kami antarkan untuk di visum serta diminta keterangan," ujar Braiel dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Dia menambahkan, polisi juga telah mengamankan dua orang pelaku ke Polsek Metro Menteng untuk proses lebih lanjut.

"Sudah kami amankan di Polsek untuk di proses lanjut," ungkap dia.

Sebelumnya, Ronald sebagai korban menjelaskan insiden tersebut terjadi ketika dirinya mendampingi 15 karyawan PT SKS di kantor firma hukum Michael, Putra, and Partners (MPP) di Jalan Soeroso, Menteng, Jakarta Pusat. Kehadirannya untuk membantu proses mediasi terkait gaji karyawan. 

"Kenapa ajak saya? Karena pimpinan kantor hukum Michael, Putra & Partners (MPP) ini adalah mantan partner saya tahun lalu dan saya diminta bantu mediasi," kata Ronald saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026). 

Dia menjelaskan, sewaktu karyawan PT. SKS audiensi di kantor MPP, datang tiga orang tidak dikenal sekitar pukul 18.00. Mereka mengaku sebagai pihak keamanan kantor dan meminta mereka keluar dari gedung.

Kemudian, terjadi cekcok tiga orang tersebut dengan karyawan SKS dan Ronald. Orang tersebut sempat berhasil dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng. 

"Dipukul mundur maksudnya dikawal turun melalui lift, entah diusir atau dikawal sampai lobi gedung," ujar dia.

Namun, 15 menit kemudian orang tersebut kembali ke lantai 4 dan kembali terjadi cekcok. Hanya sekitar 10 detik mereka muncul dari tanggal, terjadilah insiden pemukulan tersebut. 

"Kesimpulannya, setelah dikawal oleh anggota Polsek turun ke bawah, mereka sengaja naik kembali untuk membuat onar," ungkap Ronald.

Akibat peristiwa pemukulan ini, Ronald mengalami luka berat pada mata kanannya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya