Kronologi Politisi PSI Bro Ron Dikeroyok saat Mediasi Buruh Belum Digaji

Begini kronologi pengeroyokan politikus PSI Ronald Aristone Sinaga atau akrab disapa Bro Ron.

oleh Raynaldo Ghiffari LubabahDiterbitkan 05 Mei 2026, 12:58 WIB
Ronald Aristone Sinaga, yang akrab disapa Bro Ron di Graha Saba Buana, Solo, Sabtu (19/7/2025). (Foto: Liputan6.com/Fajar Abrori).

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkapkan kronologi pengeroyokan politikus PSI Ronald Aristone Sinaga atau akrab disapa Bro Ron. Pengeroyokan terjadi saat Bro Ronbersama 15 karyawan PT SKS datang untuk melakukan audiensi ke Kantor MPP untuk membahas gaji karyawan yang belum dibayarkan pada pukul 16.22 WIB.

"Karena audiensi tidak dapat bertemu dengan Michael selaku orang yang di demo, akhir Polsek Metro Menteng berinisiatif untuk mengadakan mediasi di kantor Polsek Metro Menteng," kata Erlyn dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Awalnya proses audiensi berjalan lancar hingga akhirnya muncul sekelompok orang tidak dikenal dan tanpa alasan jelas melakukan intimidasi.

"Akibat dari perbuatan dari sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai dengan akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," ungkap Erlyn.

Sementara itu, Bro Ron menjelaskan insiden tersebut terjadi ketika dirinya mendampingi 15 karyawan PT SKS di kantor firma hukum Michael, Putra, and Partners (MPP) di Jalan Soeroso, Menteng, Jakarta Pusat.

"Kenapa ajak saya? Karena pimpinan kantor hukum Michael, Putra & Partners (MPP) ini adalah mantan partner saya tahun lalu dan saya diminta bantu mediasi," kata Ronald.

Sewaktu karyawan PT. SKS audiensi di kantor MPP, datang tiga orang tidak dikenal sekitar pukul 18.00. Mereka mengaku sebagai pihak keamanan kantor dan meminta mereka keluar dari gedung.

Pelaku Sempat Dibubarkan Polisi

Kemudian, terjadi cekcok tiga orang tersebut dengan karyawan SKS dan Ronald. Orang tersebut sempat dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng.

"Dipukul mundur maksudnya dikawal turun melalui lift, entah diusir atau dikawal sampai lobi gedung," ujar dia.

15 menit kemudian, orang tersebut kembali ke lantai 4 dan kembali terjadi cekcok. Hanya sekitar 10 detik mereka muncul dari tanggal, terjadilah insiden pemukulan tersebut.

"Kesimpulannya, setelah dikawal oleh anggota Polsek turun ke bawah, mereka sengaja naik kembali untuk membuat onar," ungkap Ronald.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya