RSUD Brebes Bantah Telantarkan Balita Bergizi Buruk  

Sugihartono dan Dwi Aji Novyanto
30/01/2010 23:56
Liputan6.com,Brebes: Pelayanan kesehatan di negeri ini masih membedakan antara si kaya dan si miskin. Seorang balita penderita gizi buruk di Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (30/1), terpaksa dibawa pulang oleh pihak keluarga karena pihak rumah sakit dianggap menelantarkan anak mereka.

Firda Khasanah (2), warga Brebes, Jawa Tengah, itu kini terpaksa dirawat sebisanya di rumah oleh keluarganya. Ini karena pihak keluarga merasa, perawat dan dokter tidak menghargai anak mereka saat menjalani perawatan di RSUD Brebes. Karena merasa dihina dan tak tahan dengan perlakuan para perawat, orang tua bayi akhirnya memilih membawa pulang paksa anaknya, setelah menjalani perawatan selama 12 hari di RSUD Brebes, akibat gizi buruk dan diduga terinfeksi HIV.

Uun, Ibu pasien mengatakan, selama anaknya dirawat, para perawat dan dokter tidak pernah menghargai dan mengucilkan anaknya. Bahkan para perawat kerap menunjukkan sikap kurang simpatik, misalnya ketika hendak mengganti infus, wajah anaknya pernah dibekap dengan selimut, selain itu perawat juga enggan mengantarkan obat ke ruangan tanpa alasan yang jelas. Tragisnya saat kondisi pasien sedang kritis, seorang oknum dokter bahkan menyuruh pasien dibawa pulang,  dengan alasan RSUD Brebes tidak bisa menangani penyakit yang diderita anaknya.

Kondisi balita itu kini sangat memprihatinkan, berat badannya hanya lima kilogram. Sedangkan orang tua balita itu ini kini mengaku enggan ke rumah sakit karena masih trauma. Pihak keluarga balita menduga perlakuan kurang simpatik pihak rumah sakit tersebut diakibatkan karena pasien berasal dari keluarga miskin, selain itu para perawat juga merasa takut tertular oleh penyakit yang diderita anaknya.

Saat di konfirmasi oleh SCTV, pihak rumah sakit membantah telah menelantarkan pasien. Direktur RSUD Brebes, Laode Budiono mengatakan, pihak rumah sakit memang belum memiliki ruangan khusus penyakit HIV. Namun dia tetap menyayangkan jika ada perawat yang menunjukkan sikap yang kurang simpatik terhadap pasien.(ARL/YUS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code