Tak Cukup Mobil Mewah, Gaji Pun Dinaikkan  

Tim Liputan 6 SCTV
29/01/2010 13:32
Liputan6.com, Jakarta: Baru puluhan hari menjabat, kendaraan dinas yang sudah mewah diganti dengan yang lebih mahal dibagikan kepada para pejabat. Pemerintah pun, baru-baru ini, berencana menaikkan gaji pejabat tinggi negara sebesar 10 persen hingga 20 persen. Mulai dari presiden, wakil presiden, pejabat setingkat menteri, dan seluruh kepala dan anggota lembaga tinggi negara termasuk DPR dan MPR, hingga gubernur dan bupati atau walikota.

Kabar kenaikan gaji ini setidaknya sudah beredar sejak tiga bulan silam saat Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, kenaikan gaji pejabat negara akan dilakukan mulai 1 Januari 2010. Saat ini, pelaksanaan kebijakan itu masih menunggu peraturan pemerintah dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebelum dinaikkan, berikut adalah gaji plus tunjangan pejabat negara saat ini. Presiden Rp 62.740.000; wakil presiden Rp 42.160.000; ketua DPR Rp 23.940.000; menteri Rp 18.648.000; anggota DPR 13.900.000; gubernur Rp 8.400.000; bupati/walikota Rp 5.880.000.

Rencana kenaikan gaji para pejabat ini tentu mengusik masyarakat luas yang masih banyak hidup jauh di bawah garis kemiskinan. Kondisi ini kian memprihatinkan saat berbagai bencana menimpa rakyat. Banjir hampir menjadi peristiwa lazim di negeri ini. Dari wilayah bagian barat hingga ujung timur, banjir seolah menjadi langganan.

Pergantian iklim juga kerap membuat penyakit menyebar. Sebut saja diare dan demam berdarah. Di antara mereka, anak-anaklah yang paling rentang menjadi korban. Alasan kemiskinan pun membuat rakyat takut mendatangi rumah sakit. Akhirnya nyawa pun melayang.

Kasus gizi buruk juga tak pernah benar-benar hilang dari negeri ini. Bagaimana mau memikirkan kecukupan gizi? Untuk makan sekadar pengganjal perut pun kadang susah. Terlebih setelah harga beras melonjak. Di beberapa wilayah, kenaikan harga beras bahkan sampai 35 persen.(ZAQ)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
hamdi @ Selasa, 16 Februari 2010 | 08:39
Pak... itu duit gaji untuk beli apa sih. mobil dinas mewah udah rakyat kasih, rumah dinas udah rakyat kasih ke anda. mau untuk apa lagi sih tu duit. dasar bapak2 rakus.

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code