Si Gimbal dari Pegunungan Dieng  

Yon Daryono dan Bagus Pradana
22/11/2009 09:55
Liputan6.com, Wonosobo: Berambut gimbal. Bukan penyanyi reggae, bukan juga orang gila yang tidak mengurus diri. Para bocah di wilayah Wonosobo, Jawa Timur, yang rambutnya awut-awutan itu dikenal dengan sebutan anak bajang. Keberadaan mereka istimewa, seistimewa kekayaan alam Dieng.

Karakter si anak bajang cukup unik, yaitu berjiwa heroik dan sulit diatur. Warga yakin kalau bocah dengan ciri-ciri tersebut merupakan keturunan Kyai Kolodete, pendiri salah satu desa di kawasan Dieng. Makanya anak bajang selalu mendapat perlakuan khusus.

Mau tahu enaknya menjadi anak bajang? Semua permintaan mereka harus dipenuhi. Bila tidak, keluarga akan mendapat petaka. Tak jarang si gimbal malah sakit-sakitan. Itu juga yang ditakutkan Kasiyem, orangtua Anisha Pratiwi. Putrinya yang gimbal ingin makan ayam, langsung dituruti.

Orangtua Romandoni mencari sepeda ontel, permintaan anaknya yang juga gimbal. Selanjutnya dua keluarga pemilik anak berambut gimbal menyelenggarakan ritual potong rambut. Sebuah acara yang dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah, seperti Temanggung dan Magelang. Bahkan turis mancanegara.

Usai prosesi pemotongan rambut, warga desa akan menggelar pentas wayang kulit dan rebutan jajanan pasar. Tradisi ini sendiri merupakan kegiatan turun-temurun yang berlangsung sejak ratusan tahun silam.(OMI)



Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code