Pertamina Memperkenalkan Bahan Bakar Baru  

23/03/2005 09:03
Liputan6.com, Jakarta: Pertamina memperkenalkan bahan bakar baru ramah lingkungan bernama Gasified Petroleum Condensat (GPC) pada publik di Jakarta, Selasa (22/3). GPC ini diproduksi menyusul naiknya harga bahan bakar minyak dan gas elpiji. Direktur Utama Pertamina Widya Purnama mengatakan, jika GPC jadi digunakan akan mampu menghemat US$ 100 juta. Prediksi ini, bila hitungan harga minyak US$ 54 per barel dan asumsi harga BBM yang digunakan adalah US$ 44 per barel, maka akan menghemat subsidi lebih satu triliun rupiah.

Bahan bakar GPC adalah hasil proses pengambilan kondensat yang tak stabil dari sumur-sumur minyak. Kondensat adalah sisa pembuangan di sumur-sumur minyak yang masih dapat dimanfaatkan. Sebagai tahap awal akan diproduksi 1.370 ton GPC per bulan dalam kemasan tabung tiga kilogram. Menurut Pertamina, harga GPC lebih murah dari gas elpiji sebab harga pokok dari Pertamina hanya Rp 3.000 per kilogram. Panas GPC jauh lebih tinggi dibandingkan yang dihasilkan gas elpiji. GPC pun bisa dikemas dalam tabung praktis. Kompor gas atau kompor yang biasa digunakan pedagang makanan bisa memanfaatkan bahan bakar baru ini. Dalam waktu dekat Pertamina akan memasarkan GPC kepada masyarakat umum. Sebelumnya, Pertamina telah mulai memasarkan GPC di Jawa Barat dan Sumatra Selatan.(MAK/Winny Arnold dan Heri Supendi)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler