Mozaik Zaman Kaisar Nero Ditemukan
29/01/2005 08:58
Liputan6.com, Roma: Para arkeolog menemukan sebuah mozaik yang berasal dari abad pertama Masehi di suatu tempat di perbukitan Colle Oppio, Roma, Italia, belum lama ini. Lokasi penemuan ini diyakini sebagai tempat berdirinya Istana Kaisar Nero.
Mozaik yang diberi nama Vendemmia atau panen anggur ini ditemukan dalam lubang lumpur yang tertutup bahan-bahan metal dan kayu. Para arkeolog berhasil menemukan artefak ini berkat bantuan Marco Plaidi yang membuat dokumentasi film di kedalaman 13 meter dari permukaan tanah. Dokumentasi video Plaidi ini amat membantu para arkeolog dalam melakukan penggalian secara normal.
Mozaik berukuran 3 x 2 meter itu melukiskan tiga pria telanjang bermahkota daun menari di atas bakul besar berisi buah anggur. Potongan mozaik lain ditemukan di lantai di dekatnya. Pencarian mozaik lain sedikit terhambat karena tepat di atas situs ini ada peninggalan lain yakni pemandian air panas Terme di Traiano. Menurut Giovanni Caruso, pemimpin penggalian, berharap segera menemukan potongan mozaik lain hingga situs bersejarah ini bisa dibuka untuk umum.
Pada 1998 silam, para arkeolog yang sedang merestorasi lukisan dinding yang dikenal sebagai Citta Dipinta atau lukisan kota menemukan lubang di balik lukisan kota itu. Dengan menggunakan robot berkamera, para arkeolog menyimpulkan ada satu ruangan lain yang diduga menyimpan potongan mozaik kuno.(MAK/Yoh)
Mozaik yang diberi nama Vendemmia atau panen anggur ini ditemukan dalam lubang lumpur yang tertutup bahan-bahan metal dan kayu. Para arkeolog berhasil menemukan artefak ini berkat bantuan Marco Plaidi yang membuat dokumentasi film di kedalaman 13 meter dari permukaan tanah. Dokumentasi video Plaidi ini amat membantu para arkeolog dalam melakukan penggalian secara normal.
Mozaik berukuran 3 x 2 meter itu melukiskan tiga pria telanjang bermahkota daun menari di atas bakul besar berisi buah anggur. Potongan mozaik lain ditemukan di lantai di dekatnya. Pencarian mozaik lain sedikit terhambat karena tepat di atas situs ini ada peninggalan lain yakni pemandian air panas Terme di Traiano. Menurut Giovanni Caruso, pemimpin penggalian, berharap segera menemukan potongan mozaik lain hingga situs bersejarah ini bisa dibuka untuk umum.
Pada 1998 silam, para arkeolog yang sedang merestorasi lukisan dinding yang dikenal sebagai Citta Dipinta atau lukisan kota menemukan lubang di balik lukisan kota itu. Dengan menggunakan robot berkamera, para arkeolog menyimpulkan ada satu ruangan lain yang diduga menyimpan potongan mozaik kuno.(MAK/Yoh)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
