Lancar, Olimpiade Matematika Hari Ketiga
02/12/2004 07:43
Liputan6.com, Jakarta: Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tingkat sekolah dasar se-Asia yang digelar di Jakarta memasuki hari ketiga, Rabu (1/12). Para peserta yang berasal dari 11 negara Asia berlomba menyelesaikan enam buah soal. Mereka dibantu sejumlah peraga seperti papan catur dan paku. Para peserta harus menyelesaikan tugas dalam tempo dua jam.
Di ruang ujian IPA, para peserta diuji kemampuannya untuk mengukur derajat letak bintang. Alat yang digunakan para peserta terbilang sederhana, terdiri dari pipa, kayu, busur, dan pemberat [baca: Olimpiade Matematika dan Sains Dimulai].
Sementara itu para orang tua dan guru pendamping sibuk memperhatikan aktivitas anak-anak melalui layar besar yang disediakan panitia. Audha, misalnya, tak berhenti menatap Angga Ikhsandriya anaknya yang sibuk mengerjakan soal. Perempuan berjilbab ini mendampingi putranya yang duduk di kelas enam SD di Bontang, Kalimantan Timur.
Pengumuman pemenang lomba akan dilakukan pada 3 Desember mendatang. Bagi para pemenang, panitia menyediakan hadiah, berupa medali emas, perak, perunggu, dan trofi.(TNA/Ariyo Ardi dan Erwin Arief)
Di ruang ujian IPA, para peserta diuji kemampuannya untuk mengukur derajat letak bintang. Alat yang digunakan para peserta terbilang sederhana, terdiri dari pipa, kayu, busur, dan pemberat [baca: Olimpiade Matematika dan Sains Dimulai].
Sementara itu para orang tua dan guru pendamping sibuk memperhatikan aktivitas anak-anak melalui layar besar yang disediakan panitia. Audha, misalnya, tak berhenti menatap Angga Ikhsandriya anaknya yang sibuk mengerjakan soal. Perempuan berjilbab ini mendampingi putranya yang duduk di kelas enam SD di Bontang, Kalimantan Timur.
Pengumuman pemenang lomba akan dilakukan pada 3 Desember mendatang. Bagi para pemenang, panitia menyediakan hadiah, berupa medali emas, perak, perunggu, dan trofi.(TNA/Ariyo Ardi dan Erwin Arief)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
