Mebel Antik Cina Ramai Diburu Kolektor

11/11/2002 15:08
Liputan6.com, Semarang: Perburuan mebel antik berukiran khas Cina di Tanah Air semakin marak belakangan ini. Para kolektor di kota-kota besar seperti Semarang, Solo, Jawa Tengah, Surabaya, Jawa Timur, Medan, Sumatra Utara, dan Yogyakarta, bersaing menemukan mebel ukiran Cina. Sayangnya, mebel dari negeri Tirai Bambu ini tak mudah lagi ditemukan. Hal ini mengakibatkan harga mebel ukiran Cina melambung tinggi. Demikian hasil pantauan SCTV di Semarang, baru-baru ini.

Buat para kolektor harga bukanlah masalah. Menurut mereka, dibanding ukiran Jawa, mebel antik Cina memiliki kelebihan pada tekstur dan corak warna yang cerah. Beberapa kolektor pun yakin, mebel antik Cina dapat membawa berkah. Pasalnya, mebel tersebut pernah digunakan keluarga para dinasti yang berkuasa di Cina.

Mebel antik berukiran Cina yang digemari antara lain meja untuk bersembahyang atau Ciho, tempat racikan jamu atau Bhotekan dan kursi lilin. Untuk sebuah mebel ukiran Cina berbahan kayu swanchi dapat berharga antara Rp 15 juta hingga Rp 100 juta.(ZAQ/Yudi Sutomo)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video