Tim Khusus Penggalian di Batutulis Segera Dibentuk
20/08/2002 08:50
Liputan6.com, Jakarta: Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata segera mengambilalih penggalian cagar budaya Batutulis, Bogor, Jawa Barat. Tim yang terdiri dari para arkeolog dan bekerja di bawah pengawasan Pusat Penelitian Arkeolog Nasional serta Direktorat Purbakala dan Permuseuman itu akan bekerja secara ilmiah. Demikian diutarakan Sekretaris Utama Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata Nunus Supardi di Jakarta, Senin (19/8).
Menurut Nunus, tim ini tak akan dikhususkan mencari harta karun, tetapi untuk mengungkapkan peninggalan bersejarah di Batutulis. Kendati begitu, kerja tim ini tetap dilengkapi dengan detektor logam untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan batangan emas di bawah tanah situs tersebut.
Wakil Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, penggalian yang dilakukan atas perintah Menteri Agama setelah mendapatkan pesetujuan presiden itu harus dihentikan [baca: Menag Memburu Harta Karun Prabu Siliwangi]. Ia menilai, pencarian harta karun yang konon jumlahnya dapat melunasi utang negara adalah pemecahan masalah yang tak menggunakan akal sehat. "Itu berbau klenik dan irasional," kata dia.(ICH/Tim Liputan 6 SCTV)
Menurut Nunus, tim ini tak akan dikhususkan mencari harta karun, tetapi untuk mengungkapkan peninggalan bersejarah di Batutulis. Kendati begitu, kerja tim ini tetap dilengkapi dengan detektor logam untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan batangan emas di bawah tanah situs tersebut.
Wakil Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, penggalian yang dilakukan atas perintah Menteri Agama setelah mendapatkan pesetujuan presiden itu harus dihentikan [baca: Menag Memburu Harta Karun Prabu Siliwangi]. Ia menilai, pencarian harta karun yang konon jumlahnya dapat melunasi utang negara adalah pemecahan masalah yang tak menggunakan akal sehat. "Itu berbau klenik dan irasional," kata dia.(ICH/Tim Liputan 6 SCTV)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
