Aset Keuangan Yakuza Dibekukan AS
25/02/2012 01:02
Liputan6.com, Washington: Pemerintah Amerika Serikat membekukan aset finansial milik dua organisasi kriminal Jepang, kelompok Yamaguchi-gumi yakuza dan Lingkaran Persaudaraan. Departemen Keuangan AS menyatakan pembekuan aset juga meliputi milik anggota penting organisasi itu, termasuk pemimpin Yamaguchi-gumi, Kenichi Shinoda.
Langkah ini merupakan pertama kalinya menyusul desakan dari keputusan kepresidenan tahun lalu. Tetapi, Departemen Keuangan AS tidak memberikan keterangan secara rinci jumlah nilai aset yang dibekukan. Demikian dilansir BBC Indonesia, Jumat (24/2).
Presiden Barack Obama menerbitkan keputusan eksekutif pada 2011 untuk "menyasar dan mengacaukan transaksi penting organisasi kriminal". Dalam aturan itu, anggota kelompok kriminal akan diidentifikasi, aset mereka yang berada dalam wilayah hukum AS dibekukan dan pendukung mereka dilarang untuk melakukan transaksi apa pun di AS.
"Mereka menggunakan sistem keuangan kami, mereka menggunakan sistem komersial kami untuk menembus pasar, untuk mengacaukan pasar dan untuk memperoleh pendapatan haram mereka," kata pejabat keuangan AS yang mengurusi masalah intelijen keuangan dan terorisme, pada Kamis kemarin.
Departemen Keuangan AS juga memasukkan daftar delapan orang, dua dari kelompok Yamaguchi-gumi dan tujuh dari Lingkaran Persaudaraan sebagai subjek sanksi finansial. Lingkaran Persaudaraan digambarkan sebagai "kelompok kriminal multi etnis" yang beroperasi setidaknya di empat benua.(ADO)
Langkah ini merupakan pertama kalinya menyusul desakan dari keputusan kepresidenan tahun lalu. Tetapi, Departemen Keuangan AS tidak memberikan keterangan secara rinci jumlah nilai aset yang dibekukan. Demikian dilansir BBC Indonesia, Jumat (24/2).
Presiden Barack Obama menerbitkan keputusan eksekutif pada 2011 untuk "menyasar dan mengacaukan transaksi penting organisasi kriminal". Dalam aturan itu, anggota kelompok kriminal akan diidentifikasi, aset mereka yang berada dalam wilayah hukum AS dibekukan dan pendukung mereka dilarang untuk melakukan transaksi apa pun di AS.
"Mereka menggunakan sistem keuangan kami, mereka menggunakan sistem komersial kami untuk menembus pasar, untuk mengacaukan pasar dan untuk memperoleh pendapatan haram mereka," kata pejabat keuangan AS yang mengurusi masalah intelijen keuangan dan terorisme, pada Kamis kemarin.
Departemen Keuangan AS juga memasukkan daftar delapan orang, dua dari kelompok Yamaguchi-gumi dan tujuh dari Lingkaran Persaudaraan sebagai subjek sanksi finansial. Lingkaran Persaudaraan digambarkan sebagai "kelompok kriminal multi etnis" yang beroperasi setidaknya di empat benua.(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga

