Si Bayi Kembar Jadi Tontonan Warga
Nahyudi23/02/2012 11:42
Liputan6.com, Depok: Bayi kembar yang nyaris diperdagangkan masih dirawat di Panti Bina Remaja Mandiri, Bhati Jaya, Depok, Jawa Barat. Kehadiran bayi mungil ini menyedot perhatian warga sekitar.
Banyak warga yang penasaran mendatangi panti asuhan itu hanya untuk melihat si kembar secara langsung. Selain itu, tak sedikit warga yang ingin mengadopsinya.
Warga mulai berdatangan sejak Kamis (23/2) pagi demi melihat Ujang dan Asep. Beberapa warga ada yang mengabadikan kedua bayi mungil ini dalam jepretan kamera telepon selulernya.
Suryati, warga, mengaku, kedatangannya itu karena prihatin dengan keadaan yang dialami si kembar. Apalagi berita tentang penjualan bayi kembar ini telah muncul di berbagai media.
Menurut Pemilik Panti, Ferlina, antusias warga yang datang sudah terjadi sejak Senin (20/2). Bahkan banyak warga yang ingin mengadopsi Ujang dan Asep. Namun, status bayi yang hampir menjadi korban penjualan bayi ini membuat proses adopsi membutuhkan waktu yang lama hingga kasus hukumnya selesai.
Bayi kembar Ujang dan Asep nyaris menjadi korban sindikat penjualan bayi yang dilakukan MS beberapa waktu lalu. Mery ditangkap jajarang Polresta Depok saat melakukan transaksi dengan polisi yang menyamar sebagai pembeli pada 17 Februari lalu dengan harga Rp 40 juta.(MEL)
Banyak warga yang penasaran mendatangi panti asuhan itu hanya untuk melihat si kembar secara langsung. Selain itu, tak sedikit warga yang ingin mengadopsinya.
Warga mulai berdatangan sejak Kamis (23/2) pagi demi melihat Ujang dan Asep. Beberapa warga ada yang mengabadikan kedua bayi mungil ini dalam jepretan kamera telepon selulernya.
Suryati, warga, mengaku, kedatangannya itu karena prihatin dengan keadaan yang dialami si kembar. Apalagi berita tentang penjualan bayi kembar ini telah muncul di berbagai media.
Menurut Pemilik Panti, Ferlina, antusias warga yang datang sudah terjadi sejak Senin (20/2). Bahkan banyak warga yang ingin mengadopsi Ujang dan Asep. Namun, status bayi yang hampir menjadi korban penjualan bayi ini membuat proses adopsi membutuhkan waktu yang lama hingga kasus hukumnya selesai.
Bayi kembar Ujang dan Asep nyaris menjadi korban sindikat penjualan bayi yang dilakukan MS beberapa waktu lalu. Mery ditangkap jajarang Polresta Depok saat melakukan transaksi dengan polisi yang menyamar sebagai pembeli pada 17 Februari lalu dengan harga Rp 40 juta.(MEL)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 6 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar AndaMRNtQxxx | rouxxx@qyixxx.com| 2012-03-15 20:16:16
lMUkzAiHxxx | nexxxx@lxoxxx.com| 2012-03-12 08:44:47
TAgjocEXnqxxx | pjpxxx@usaxxx.com| 2012-03-10 17:58:03
iicYAgzuxxx | swvxxx@dwsxxx.com| 2012-03-09 15:31:59
OYuAkgsxxx | adxxx@arbxxx.com| 2012-03-05 10:44:57
oLAqBCvufqeOttUsxxx | mark.baxxx@wybusinxxx.org| 2012-03-03 16:24:40
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi
- Lihat Jenazah Korban, Banyak Keluarga Syok

