Pakar: Kekerasan Sudah Mewarnai Keseharian Anak-anak
Tim Liputan 6 SCTV23/02/2012 04:55
Liputan6.com, Jakarta: Kasus yang menimpa Syaiful, siswa sekolah dasar yang ditikam teman sekelasnya dengan pisau, mendapat perhatian dari para tokoh pendidikan. Sejumlah tokoh pendidikan menyatakan kekerasan yang terjadi di lingkungan anak-anak menjadi tantangan bersama untuk mulai menanamkan nilai-nilai moral kebaikan lebih dini.
Hal-hal yang bersifat kekerasan, kata mereka, sudah mewarnai keseharian anak-anak dan akhirnya terekam dalam kepribadian mereka. "Ini adalah pengaruh kehidupan masa kini yang masuk dan tak bisa dibendung," kata Prof Dr Meutia Hatta, pakar pendidikan, Rabu (22/2).
Selain pendidikan secara intelektual, pola pendidikan hendaknya juga mengajarkan nilai-nilai moral yang mengajarkan kebaikan kepada anak didik. "Bangsa yang cerdas juga harus cerdas secara moral," ujar Prof Dr HAR Tilaar, pakar pendidikan.
Seperti diketahui, bocah berinisial A menikam Syaiful dengan pisau setelah korban melaporkan tersangka mencuri ponselnya pada guru. Korban juga sempat berulang kali menagih ponsel yang dicuri tersangka.
Kasus penusukan ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Anak-anak sangat membutuhkan perhatian dan pendidikan yang layak agar tidak terulang lagi kasus yang memprihatinkan ini.(IAN)
Hal-hal yang bersifat kekerasan, kata mereka, sudah mewarnai keseharian anak-anak dan akhirnya terekam dalam kepribadian mereka. "Ini adalah pengaruh kehidupan masa kini yang masuk dan tak bisa dibendung," kata Prof Dr Meutia Hatta, pakar pendidikan, Rabu (22/2).
Selain pendidikan secara intelektual, pola pendidikan hendaknya juga mengajarkan nilai-nilai moral yang mengajarkan kebaikan kepada anak didik. "Bangsa yang cerdas juga harus cerdas secara moral," ujar Prof Dr HAR Tilaar, pakar pendidikan.
Seperti diketahui, bocah berinisial A menikam Syaiful dengan pisau setelah korban melaporkan tersangka mencuri ponselnya pada guru. Korban juga sempat berulang kali menagih ponsel yang dicuri tersangka.
Kasus penusukan ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Anak-anak sangat membutuhkan perhatian dan pendidikan yang layak agar tidak terulang lagi kasus yang memprihatinkan ini.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar AndaAxxx | adipura.mandxxx@yaxxx.com| 2012-02-23 12:17:32
Hair Fashion - Sunsilk
Dapatkan pesan & artikel kecantikan. Ikuti juga kontes berhadiahnya.
www.Hairfashion.me
Dapatkan pesan & artikel kecantikan. Ikuti juga kontes berhadiahnya.
www.Hairfashion.me
Axis Internet Gaul, Online Terus
Online terus kapanpun & di manapun hanya Rp 9.900/minggu. Lihat disini.
www.axisworld.co.id
Online terus kapanpun & di manapun hanya Rp 9.900/minggu. Lihat disini.
www.axisworld.co.id
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga

