Saksi: Penumpang Panik dan Teriak-teriak

Raymond Kurniawan
11/02/2012 06:15
Liputan6.com, Bogor: Kemacetan panjang sempat terjadi di sekitar lokasi kecelakaan maut di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/2) malam. Antrean kendaraan terlihat dari arah Puncak menuju Jakarta dan sebaliknya. Kemacetan juga disebabkan banyaknya masyarakat yang berkerumun di tempat kejadian.

Seperti telah diberitakan, peristiwa tersebut bermula saat bus Kurnia Bhakti jurusan Bandung-Jakarta datang dari arah Puncak menuju Bogor. Namun, bis yang datang dari jalan menurun tiba-tiba tak terkendali sehingga menabrak Toyota Avanza, Nissan Livina, bus Doa Ibu, beberapa mobil angkutan kota (Angkot), serta beberapa motor di depannya. Bus yang tetap melaju kencang ini menyeret pengendara motor hingga masuk ke dalam jurang [baca: Kecelakaan Beruntun di Puncak, Bus Masuk Jurang].

Kecelakaan yang terjadi kemarin sore itu, mengusik ketenangan di kawasan Puncak. Mendadak daerah itu berubah menjadi pemandangan yang mengerikan. Ada jerit tangis dan puluhan manusia meninggal mendadak. Sutarman, salah seorang saksi menuturkan, sebelum kejadian terdengar suara ledakan. "Bus kelihatan berjalan oleng," katanya.

Sedangkan Haji Abeng, salah satu penumpang yang selamat, menuturkan, bus sempat mengeluarkan asap hitam. Setelah itu kendaraan terasa berjalan seperti tanpa rem. "Penumpang panik dan teriak-teriak," katanya.(IAN)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
uxxx | usepwilandxxx@yaxxx.com| 2012-02-11 11:28:14
belekok tingtong
bxxx | uusepwilandxxx@yaxxx.com| 2012-02-11 11:26:44
tah kapetugas terminal tong hayang duitna wungkul,matak g kududaek terjun langsung pariksa mobil nu rek kaluar teh

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video