Giliran Pembantaian Orangutan Dibidik Dunia
Desika Pemita08/02/2012 20:00
Liputan6.com,Pangkalan Bun: Setelah jembatan "Indiana Jones" sempat membuat heboh dunia, kini giliran pembantaian orangutan yang tengah dibidik media dunia. Salah satunya, media Inggris Dailymail yang menuliskan tentang pembunuh orangutan yang diadili karena pembantaian primata untuk pengendalian hama di perkebunan kelapa sawit.
Empat pria, Rabu (8/2), diadili karena dituduh membunuh orangutan dan primata langka lainnya di sebuah perkebunan kelapa sawit di Kalimantan. Phuah Chuan Hun, manajer sebuah perkebunan di Kalimantan Timur, dan karyawannya, Widiantoro, dituduh telah membayar orang untuk membunuh orangutan.
Sementara itu, dua orang yang diduga pembunuh orangutan, Imam Muhtarom dan Mujianto, diancam lima tahun penjara jika dinyatakan bersalah dengan tuduhan membunuh spesies yang terancam punah.
Bahkan, beberapa gambar menunjukan tentang pembantain orangutan juga dimuat dalam media dunia. Salah satunya dari AFP. Salah satunya, gambar orangutan yang telah tidak bernyawa digantung di sebuah menara kayu di sebuah perkebunan kelapa sawit
Di balik keluguan wajahnya, orangutan menyimpan berbagai macam kisah pilu. Rumah mereka, hutan, dirampas manusia untuk perkebunan dan permukiman hingga dianiaya dan dibunuh karena dianggap sebagai hama. Populasi satwa langka ini pun terancam punah [baca: Kisah Pilu di Balik Kehidupan Orangutan]. Ternyata hal itulah yang membuat media dunia ramai mengangkat berita tentang orangutan.(IAN)
Empat pria, Rabu (8/2), diadili karena dituduh membunuh orangutan dan primata langka lainnya di sebuah perkebunan kelapa sawit di Kalimantan. Phuah Chuan Hun, manajer sebuah perkebunan di Kalimantan Timur, dan karyawannya, Widiantoro, dituduh telah membayar orang untuk membunuh orangutan.
Sementara itu, dua orang yang diduga pembunuh orangutan, Imam Muhtarom dan Mujianto, diancam lima tahun penjara jika dinyatakan bersalah dengan tuduhan membunuh spesies yang terancam punah.
Bahkan, beberapa gambar menunjukan tentang pembantain orangutan juga dimuat dalam media dunia. Salah satunya dari AFP. Salah satunya, gambar orangutan yang telah tidak bernyawa digantung di sebuah menara kayu di sebuah perkebunan kelapa sawit
Di balik keluguan wajahnya, orangutan menyimpan berbagai macam kisah pilu. Rumah mereka, hutan, dirampas manusia untuk perkebunan dan permukiman hingga dianiaya dan dibunuh karena dianggap sebagai hama. Populasi satwa langka ini pun terancam punah [baca: Kisah Pilu di Balik Kehidupan Orangutan]. Ternyata hal itulah yang membuat media dunia ramai mengangkat berita tentang orangutan.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar AndaMega saimanullxxx | cya.mxxx@yaxxx.co| 2012-02-16 16:50:11
Fretty Andrixxx | frettyandrixxx@yaxxx.com| 2012-02-08 23:22:21
demxxx | kresnakertapxxx@yaxxx.com| 2012-02-08 21:30:20
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga

