Bus Maut Masih di Dasar Jurang  

Bobby Roska
02/02/2012 17:20
Liputan6.com, Sumedang: Bangkai bus Maju Jaya jurusan Tasikmalaya-Subang yang terperosok ke jurang di tanjakan Cae, Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, hingga Kamis (2/2) sore tadi masih belum ditarik. Sementara pihak kepolisian memastikan seluruh korban telah dievakuasi dari bus maut itu. Dalam kecelakaan itu, sebanyak 12 orang yang tewas sudah teridentifikasi dan puluhan lainnya masih dalam perawatan rumah sakit.

Jenal, salah satu korban selamat, menyatakan, bus maut melaju dengan kencang sejak berangkat. Namun, saat melihat sebuah truk di depannya, sopir bus mencoba memperlambat laju kendaraan. Tapi terlambat bus langsung menghantam bagian belakang truk hingga dua kali.

Sopir bus diduga panik lantaran melihat dari arah berlawanan muncul sebuah mobil sehingga ia langsung membanting stir ke kiri. Terlebih saat mencoba menghentikan laju kendaraan ternyata rem bus sudah blong. Akhirnya bus terjun bebas ke dalam jurang dengan kedalaman 10 meter [baca: Korban Tewas Bus Sumedang 12 Orang].

Saat ini Kepolisian Resort Sumedang tengah mendalami penyebab kecelakaan dengan melibatkan tim identifikasi Mabes Polri. Petugas juga sudah mendengarkan pengakuan saksi mata yang menyebutkan bus maut itu remnya blong.(IAN)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
Dxxx | Dukefreed1xxx@yaxxx.co| 2012-02-02 18:08:14
Sebaiknya sistem Rem mobil perlu dipercangggih dgn sensor yg dpt menunjukkan status rem hidup atau mati seperti tanda rem tangan shg sopir bs tahu Rem bekerja ato tidak shg kecelakaan bs dikurangi.Sopir bus sebaiknya di tes oleh DLLJ utk layak tidaknya me

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video