Usaha Kecil Takut Dampak Kenaikan TDL  

Boy Bakamaro dan Jhoni Akbar
02/02/2012 07:20
Liputan6.com, Jakarta: April mendatang bisa jadi bulan penuh kenaikan harga-harga. Selain rencana pembatasan konsumsi bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi, tarif dasar listrik (TDL) juga telah direncanakan naik sebesar 10 persen. Pengusaha kecil skala rumahan, seperti bengkel las atau usaha meubel pun khawatir kenaikan tarif dasar listrik mengancam keberlangsungan usaha mereka.

Namun, pemerintah justru tidak khawatir dengan rencana ini. "Pelayanannya memang harus lebih baik. Tapi, naik 10 persen saya rasa tidak terlalu besar," kata Widjajono Partowidagdo, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral di Jakarta, Rabu (1/2).

Sementara Komisi Energi DPR mengaku hati-hati menyikapi rencana ini. "Belum setuju karena belum pernah dibahas," ucap Azwir Dainy Tara, anggota Komisi Energi DPR. "Kenapa belum setuju, pertama, jangan berat beban masyarakat, terutama yang 1.300."

Tapi, kenaikan tarif dasar listrik sebenarnya secara tidak langsung telah disetujui DPR saat menyetujui penurunan besaran subsidi listrik dari Rp 65,6 triliun untuk 2011 menjadi Rp 45 triliun pada 2012 atau turun Rp 20 triliun.(BOG)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video