DBD Tewaskan Tujuh Balita di Kupang
31/01/2012 16:42
Liputan6.com, Kupang: Serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Kupang, NTT, dalam dua bulan terakhir ini terus meluas dan sudah merenggut nyawa tujuh balita. "Tujuh korban itu berasal dari Kelurahan Kuanino, Oetete, Oesapa, Kelapa Lima dan Pasir Panjang masing-masing satu orang. Kelurahan Nunbaun Delha dua korban," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr Ary Wijaya, di Kupang, Selasa (31/1).
Jumlah korban meninggal dunia ini cukup tinggi. Pemerintah daerah sudah mengambil langkah pencegahan seperti melakukan pengasapan di wilayah-wilayah yang sudah terdapat DBD serta membagikan bubuk abate ke rumah-rumah penduduk. "Kita terus mengimbau warga untuk waspada karena penyakit DBD kini terus meluas akibat anomali iklim," kata Ary.
Sementara jumlah kasus DBD saat ini tercatat 192 kasus. Jumlah ini merupakan akumulasi dari kasus yang terjadi sejak Desember 2011, saat dimana hujan terus mengguyur wilayah Kota Kupang dan sekitarnya dan menyebabkan genangan air terjadi dimana-mana termasuk di permukiman penduduk. Untuk mengatasi kasus DBD di Kota Kupang, kata dia, diperlukan peran aktif masyarakat untuk menjaga keberasihan lingkungan masing-masing.
Menurut dia, bila lingkungan bersih, bebas dari genangan air, maka penular DBD tidak bisa hidup dan berkembang biak di lingkungan. "Jika lingkungan bersih, maka tidak ada tempat bagi jentik nyamuk untuk hidup dan berkembang biak. Jadi masyarakat harus menjaga kebersihan, tidak bisa hanya menunggu pemerintah yang melakukan pembersihan," katanya.(Ant/ADO)
Jumlah korban meninggal dunia ini cukup tinggi. Pemerintah daerah sudah mengambil langkah pencegahan seperti melakukan pengasapan di wilayah-wilayah yang sudah terdapat DBD serta membagikan bubuk abate ke rumah-rumah penduduk. "Kita terus mengimbau warga untuk waspada karena penyakit DBD kini terus meluas akibat anomali iklim," kata Ary.
Sementara jumlah kasus DBD saat ini tercatat 192 kasus. Jumlah ini merupakan akumulasi dari kasus yang terjadi sejak Desember 2011, saat dimana hujan terus mengguyur wilayah Kota Kupang dan sekitarnya dan menyebabkan genangan air terjadi dimana-mana termasuk di permukiman penduduk. Untuk mengatasi kasus DBD di Kota Kupang, kata dia, diperlukan peran aktif masyarakat untuk menjaga keberasihan lingkungan masing-masing.
Menurut dia, bila lingkungan bersih, bebas dari genangan air, maka penular DBD tidak bisa hidup dan berkembang biak di lingkungan. "Jika lingkungan bersih, maka tidak ada tempat bagi jentik nyamuk untuk hidup dan berkembang biak. Jadi masyarakat harus menjaga kebersihan, tidak bisa hanya menunggu pemerintah yang melakukan pembersihan," katanya.(Ant/ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Garuda Indonesia Travel Fair
Catch our interesting holiday packages. SKA Mall Pekanbaru 24-26 Feb.
www.garuda-indonesia.com
Catch our interesting holiday packages. SKA Mall Pekanbaru 24-26 Feb.
www.garuda-indonesia.com
Film Durable Love - Acer
Ayo nonton film romantis gratis dan dapatkan kejutaan menarik disini.
facebook.com/acer-indonesia
Ayo nonton film romantis gratis dan dapatkan kejutaan menarik disini.
facebook.com/acer-indonesia
Axis Eksis Unlimited
Bonus Internet sepuasnya buat orang tersayang di bulan Valentine.
www.axisworld.co.id
Bonus Internet sepuasnya buat orang tersayang di bulan Valentine.
www.axisworld.co.id
