Kasus Perkosaan Mahasiswi Kemungkinan Ditutup
Andrie Yudhistira31/01/2012 15:02
Liputan6.com, Jakarta: Kasus perkosaan dengan korban mahasiswai kebidanan di Jakarta kemungkinan akan dihentikan. Polisi berusaha kasus ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (31/1).
"Ya belum bisa dituntutkan (laporan palsu). Kalau dirasa tidak perlu diteruskan, kasus ini akan ditutup," ujarnya.
Menurut Rikwanto, untuk kasus laporan palsu itu perlu ada pihak yang dirugikan. Namun dalam kasus ini tidak ada yang dirugikan maupun dicemari namanya.
"Memang diatur KUHP pasal 220 untuk laporan palsu. Untuk laporan palsu sesungguhnya ada pihak yang dirugikan, ada pihak yang dicemarkan. Untuk kasus JM belum ada pihak yang dirugikan," terangnya.
Bukannya Iwang alias Suwarno yang diduga pelaku telah dirugikan? "Dalam laporan tidak ada yang diduga pelaku, yang ada hanya lima orang pemuda yang diduga pemerkosa, dan itu imaginatif," katanya.
Seperti diketahui, korban diduga membuat laporan palsu dengan memberikan laporan yang imaginatif
[baca: Polri: Korban Ternyata Tidak Diperkosa]. Saat diselidiki, korban sulit mengungkapkan tempat ia dipukul dan diperkosa. Dan seorang pria yang baru dikenal korban selama dua hari memberikan pengakuan yang jelas bahwa perkosaan tidak pernah terjadi.(MEL)
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (31/1).
"Ya belum bisa dituntutkan (laporan palsu). Kalau dirasa tidak perlu diteruskan, kasus ini akan ditutup," ujarnya.
Menurut Rikwanto, untuk kasus laporan palsu itu perlu ada pihak yang dirugikan. Namun dalam kasus ini tidak ada yang dirugikan maupun dicemari namanya.
"Memang diatur KUHP pasal 220 untuk laporan palsu. Untuk laporan palsu sesungguhnya ada pihak yang dirugikan, ada pihak yang dicemarkan. Untuk kasus JM belum ada pihak yang dirugikan," terangnya.
Bukannya Iwang alias Suwarno yang diduga pelaku telah dirugikan? "Dalam laporan tidak ada yang diduga pelaku, yang ada hanya lima orang pemuda yang diduga pemerkosa, dan itu imaginatif," katanya.
Seperti diketahui, korban diduga membuat laporan palsu dengan memberikan laporan yang imaginatif
[baca: Polri: Korban Ternyata Tidak Diperkosa]. Saat diselidiki, korban sulit mengungkapkan tempat ia dipukul dan diperkosa. Dan seorang pria yang baru dikenal korban selama dua hari memberikan pengakuan yang jelas bahwa perkosaan tidak pernah terjadi.(MEL)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Axis Internet Gaul Hemat
Paket Internet unlimited dari Axis hanya Rp 9.900/minggu. Lihat disini.
www.axisworld.co.id
Paket Internet unlimited dari Axis hanya Rp 9.900/minggu. Lihat disini.
www.axisworld.co.id
Bookmark
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andaxxx | misdaxxx@yaxxx.com| 2012-02-12 21:55:34
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

