Harga Minyak Turun Signifikan  

Tim Liputan 6 SCTV
31/01/2012 11:05
Liputan6.com, Jakarta: Harga minyak mentah pada penutupan di bursa Nymex Selasa (31/1) dini hari turun signifikan. Harga komoditas ini melemah setelah para petinggi Eropa kembali ragu untuk memberikan bantuan lanjutan kepada Yunani.

Sementara itu rilis data dari AS menunjukkan bahwa pengeluaran konsumsi mengalami kondisi yang flat sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi akan melambat di Negara tersebut. Harga minyak mentah mengalami penurunan dua hari berturut-turut setelah Yunani berusaha menolak campur tangan komisioner Uni Eropa dalam penyusunan anggaran dalam negerinya dengan dalih harga diri.

Kondisi ini dapat mengakibatkan penundaan atau pembatalan pemberikan bantuan tahap kedua bagi Negara ini.Harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman bulan Maret tampak mengalami penurunan sebesar 78 sen (0.8%) dan ditutup pada posisi 98.78 dolar per barel. Sedangkan harga minyak mentah Brent tampak mengalami penurunan sebesar 71 sen (0.6%) dan ditutup pada posisi 110.75 dolar per barel.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa harga minyak mentah perlahan tapi pasti dapat kembali terdorong menguat apabila Iran bereaksi terhadap sanksi yang dijatuhkan kepadanya oleh Negara-negara Uni Eropa. Kemungkinan harga minyak mentah akan menemukan support dan resistance pada kisaran 95 – 110 dolar per barel.(http://www.vibiznews.com/ARI)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video