UNESCO Ancam Coret Candi Borobudur  

Yon Daryono
22/10/2011 06:23
Liputan6.com, Magelang: Candi Borobudur terancam akan dicoret dari daftar warisan budaya dunia oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization). Alasannya candi yang dibangun pada saat Wangsa Syailendra berkuasa tahun 800-an Masehi itu dinilai sangat kotor dan tidak terawat.

Candi Borobudur yang ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO usai pemugaran 1973-1983 silam tersebut kini terlihat kusam dan kotor. Sampah pengunjung terlihat di sana sini. Bahkan di beberapa sudut bau kencing sangat menyengat.

Kepala unit Taman Wisata Candi Borobudur, Pujo Suwarno mengatakan sehubungan dengan adanya ancaman PBB tersebut, pihak pengelola segera melakukan beberapa langkah pembenahan. Salah satunya adalah membenahi masalah kebersihan di lingkungan candi. Namun untuk menjaga kebersihan kompleks candi yang begitu luas, diperlukan peran serta kesadaran masyarakat pengunjung candi.

Sangat disayangkan dan memalukan jika ancaman pencabutan status dari UNESCO tersebut sampai terlaksana hanya karena kita tak mampu merawat. Tapi semuanya itu kembali tergantung pada kesadaran masyarakat Indonesia sendiri. (Vin)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 25 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
nunxxx | nurfadillaxxx@gmxxx.com| 2011-11-21 19:12:33
yaahh githu dech klw gak ada kesadaran pribadi......padahal kita tinggal melestarikan dan menjaga inget donk keringat orang2 yg membangunnya..........
shixxx | shixxx@yaxxx.com| 2011-11-20 20:43:40
masyarakatnya yg sableng,jorok....gak punya aturan.....biasalah bangsa kita dah terbiasa berjorok ria
xxx | keiyahxxx@gxxx.com| 2011-11-19 14:36:13
maka'a kalau jadi orang itu yang tertib! ngak tertib si! mank gk punya tempat samapah and toilet apa!
Dedoxxx | rewelxxx@yaxxx.com| 2011-11-04 09:25:36
Keindahan Dan Keagungan Mahakarya Seharusnya kita jaga dengan Sebaik2nya.
xxx | wyounxxx@yaxxx.com| 2011-11-03 07:00:57
T E R L A L U !
ixxx | ixxx@yaxxx.com| 2011-11-01 08:45:02
Dari pemimpin smp rakyatnya semuanya TIDAK PUNYA KEDISPLINAN/TANGGUNG JWB..makanya negara ini HANCUR..klo mo bereskan..mulai dg HUKUM YG TEGAS DAN JELAS..titik.
trio Oxxx | trionxxx@yaxxx.com| 2011-10-27 10:35:38
alah alah piye to klo kekurangan prawat ya cr org (idep" ngurangi pngangguran to)
Dicky Bellxxx | dickybelxxx@rocketmxxx.com| 2011-10-25 20:39:45
:O Jangan sampai terjadi hanya karena masalah kebersihan. saya sebagai orang Jogja sedih membacanya..
walxxx | waluyxxx@yaxxx.com| 2011-10-25 20:21:06
memang moyoritas warga kita krg disiplin dan tertib,payah.
Kxxx | khettaxxx@gmxxx.com| 2011-10-25 13:49:04
Ingat Warisan budaya jangan sirna sampai generasi sekarang saja tapi anak cucu kita harus juga bisa melihat candi megah warisan leluhur kita jadi Ayo kita jaga bersama
axxx | affi.raxxx@yaxxx.com| 2011-10-25 13:04:55
sangat memalukan, uda di ancam , baru bergerak,, hhhmmmps,, sungguh sangat,! tapi tidak ada kata terlambat lah, Insya Allah. berjuang aja,, banyakin tempat sampahnya , OB nya juga,, trus d sarankan visitor jngan ampe makan d area sana,, visitor trkadang j
edxxx | edwinsiagxxx@yaxxx.com| 2011-10-25 11:31:02
pusing deh saya
sitxxx | pambudixxx@yaxxx.com| 2011-10-24 12:49:20
Malah yang diurusin itu event dari Organisasi yang gak jelas dan hanya mencari popularitas
elsaaurorxxx | elsaaurorxxx@yaxxx.com| 2011-10-24 12:48:21
ya gapapa dicabut. toh masyarakat kita itu selalu buat pembenahan setelah terlambat, ga mau merawat, semua nunggu teguran dulu
endxxx | endangfredrxxx@gmxxx.com| 2011-10-23 22:09:57
Banyakin WC umum dengan perawatan yang baik, kenakan denda bagi pengunjung yang kecing dan buagn sampah sembarangan, uang denda untuk gaji pembersih wc jangan masuk kantong, larang bawa makanan, jangan hanya konsentrasi dengan bule yang harus bayar mahal,
heru xxx | hartxxx@yaxxx.com| 2011-10-23 09:15:40
kasihan amat nasib budaya kita
hasxxx | halim6xxx@yaxxx.com| 2011-10-22 12:56:10
buat aturan masuk borobudur jangan bawa makanan dan harus kencing sebelum masuk kawasan candi borobudur,kalau perlu titipin tuh alat kencingnya.para pengunjung yang tidak menghargai warisan budaya ya seperti itu.ingetnya warisan rumah dan harta dari orang
Ketut.Sawastxxx | iketut_swastxxx@yaxxx.co| 2011-10-22 12:51:35
Bener hampir semua warga indonesia, tdk desiplin,kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat bangsa kita arogansi, Saya berharaf pemda setempat hrs tegas, sediakan tpt sampah yg banyak, bila perlu ada pengawasan yg ketat, misalnya di temui ada yg membuan
Ahxxx | jablaynixxx@yaxxx.com| 2011-10-22 11:59:17
Dasar , gak bs merawat warisan ne2k moyang sndiri,, PAraaahhhhhhhhhhh............
xxx | jio.batakxxx@gmxxx.com| 2011-10-22 08:30:35
hargailah warisan nenek moyang kita,,,bila bkan kita siapa lagi yg akan merawatnya,,mari lestarikan,,,,,kebudayaan indonesia...
xxx | adi.karyxxx@yaxxx.co| 2011-10-22 08:27:53
Wah, liputan6 tidak profesional. Saya tidak bisa membedakan antara pernyataan Pujo suwarno dengan pernyataan wartawannya, (yaitu Vin), apakah pernyataan Pujo hanya sampai '.... langkah pembenahan.', akhir paragraf ke 4, atau sampai paragraf yang ke 5 ata
tixxx | tituspxxx@rocketmxxx.com| 2011-10-22 08:26:37
secepatnya di tangani,,, karna dgn candi brobudur indonesia bz di kenal di jagat raya ini....
txxx | tinayah2xxx@hotmxxx.com| 2011-10-22 08:01:27
Untuk melindungi CANDI BOROBUDUR hrs di buat aturan buat semua penggunjung di larang bawa makanan & minuman pasti sampah bisa berkurang.
tixxx | tinayah2xxx@hotmxxx.com| 2011-10-22 07:48:03
Hampir semua warga Indo emang nggak tertib maslah pembuangan sampah,di manapun tempatnya pasti kt temui sampah berserakan di mana2. Pemerintah mestinya bs tegas,sperti di negara lain siapa yg buang sampah di kenai denda & dendanya hrs benar2 di terapk
taxxx | tatikbondowxxx@gmxxx.com| 2011-10-22 06:49:51
kaya mendadak , cara halal , biaya belakangan . sms/tlp 0819-9908-2586 . ibu tatik bondowoso .

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video