Sukses

Jimbe Afrika dari Desa Niru Wonogiri

Alat musik perkusi jimbe memang telah mendunia. Alat musik asal Afrika itu kini banyak dibuat di Indonesia. Salah satunya di Wonogiri, Jawa Tengah. Harganya berkisar antara Rp 12 ribu hingga Rp 500 ribu.

Liputan6.com, Wonogiri: Alat musik perkusi jimbe memang telah mendunia. Alat musik asal Afrika itu kini banyak dibuat di Indonesia. Salah satunya di Wonogiri, Jawa Tengah.

Budi Santoso warga Desa Niru, Wonogiri tergolong orang yang ulet, berbakat, cepat belajar, dan mempunyai musikalitas tinggi. Puluhan jimbe berbagai ukuran lahir dari tangan dinginnya. Budi belajar membuat jimbe ketika dulu sempat bekerja di bengkel jimbe di Blitar, Jawa Timur.

Budi tak sendirian bekerja di bengkel jimbenya. Sang istri dan enam orang pekerjanya ikut terjun langsung membuat jimbe yang terbuat dari potongan kayu. Kayu yang telah diproses sedemikian rupa dengan mesin bubut, lalu diamplas hingga halus, dan kemudian dipelitur hingga menjadi manis artistik. Dalam sehari bengkel kerajinan jimbe milik Budi ini bisa memproduksi 70 buah.

Hingga kini jimbe produk Budi masih beredar di pasaran dalam negeri. Harga jimbe produk Desa Niru, Wonogiri ini dijual dengan harga berkisar Rp 12 ribu-Rp 500 ribu tergantung dari ukurannya. (Vin)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

    Video Terkini