Inggris Larang Iklan Seronok di Sekolah

05/06/2011 13:15
Liputan6.com, London: Pemerintah Inggris akan segera mendesak para pedagang dan regulator agar memerangi apa yang mereka sebut sebagai seksualisasi anak-anak yang semakin menjadi-jadi melalui iklan, musik, dan pakaian. Untuk itu, pemerintah Inggris akan melarang iklan dengan gambar-gambar seksual dipasang di dekat sekolah-sekolah dasar dan menengah.

Mereka juga ingin mencegah penjualan atau penayangan video musik yang terang-terangan menunjukkan aspek seksual kepada anak-anak di bawah umur. Selain itu, akan dicegah pula penjualan pakaian yang merangsang secara seksual kepada anak remaja. Para orang tua akan diminta melaporkan kekhawatiran mereka tentang pemasaran produk-produk melelalui situs internet.

Rekomendasi ini merupakan kesimpulan atas peninjauan kembali terhadap pengaruh produk-produk dewasa bagi anak-anak akibat penjualan dan pemajangan yang bebas. Review ini dilakukan atas permintaan PM David Cameron yang dilaksanakan oleh Reg Bailey, Ketua Mothers' Union, organisasi persatuan orangtua di Inggris, demikian dilansir BBC Indonesia, Ahad (5/6).

Kalangan regulator dan peritel di Inggris akan diberi waktu 18 bulan untuk menerapkan perubahan ini. Kalau mereka tidak melaksanaan, udang-undang yang akan memaksa mereka. Langkah-langkah yang diusulkan itu bertujuan untuk menjadikan tempat-tempat umum lebih ramah pada keluarga dan agar kalangan bisnis mengikuti panduan praktik yang bagus.(ADO)



adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video