Konsumsi Premium Membengkak 3,5 Juta Kiloliter  

Louisa Kusnandar dan Akhe Mona
09/05/2011 17:14
Liputan6.com, Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) memperkirakan, konsumsi premium akan membengkak menjadi 42 juta kiloliter di tahun ini. Kuota yang dicanangkan hanya hanya 38,5 juta kiloliter.

Usaha membatasi penggunaan premium bukan tak dilakukan. Di SPBU, dipasang spanduk yang intinya menyatakan premium hanya untuk kalangan miskin. Tapi imbauan ini seperti tak digubris. Terbukti, penggunaan premium terus bertambah. Pada April lalu, konsumsi premium naik 5,4 persen menjadi sekitar 2 juta kiloliter.

Jika jatah premium dinaikkan menjadi 42 juta kiloliter, subsidi pasti ikut membengkak. Data Pusat Kebijakan APBN Kementerian Keuangan menunjukkan, tambahan 1 juta kiloliter premium akan menambah subsidi Rp 1 triliun. (YUS)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video