Kakek Tewas Terbakar di Gubuk
Emir Faisal09/09/2010 18:31
Liputan6.com, Banjarmasin: Seorang kakek ditemukan tewas mengenaskan di dalam gubuknya, Kamis (9/9). Korban bernama Arpani tewas dalam kebakaran yang menghanguskan bangunan semi permanen yang ditempatinya.
Peristiwa naas terjadi saat warga Jalan AMD Manunggal 12 Kelurahan Pemurus, Banjarmasin Selatan, Kalimantan Selatan ini sedang berada di rumah. Ketika warga mencoba menolong, mereka menemukan korban sudah terbakar menjadi arang.
Kuat dugaan, peristiwa terjadi akibat minyak dari lampu templok yang digunakan tumpah. Sementara korban dalam keadaan terlelap. Kasus ini masih dalam penyelidikan aparat Kepolisian Sektor Banjarmasin Selatan. Jasad Arpani sendiri dibawa ke Rumah Sakit Ulin untuk diotopsi.
Menurut tetangga, selama ini korban diketahui hidup sebatang kara di gubuknya yang terpencil tersebut. Kira-kira sudah lima tahun ia menyendiri tanpa diketahui siapa keluarganya. Kejadian yang menyebabkan korban kehilangan nyawa inilah yang kemudian mengejutkan warga.(OMI/AYB)
Peristiwa naas terjadi saat warga Jalan AMD Manunggal 12 Kelurahan Pemurus, Banjarmasin Selatan, Kalimantan Selatan ini sedang berada di rumah. Ketika warga mencoba menolong, mereka menemukan korban sudah terbakar menjadi arang.
Kuat dugaan, peristiwa terjadi akibat minyak dari lampu templok yang digunakan tumpah. Sementara korban dalam keadaan terlelap. Kasus ini masih dalam penyelidikan aparat Kepolisian Sektor Banjarmasin Selatan. Jasad Arpani sendiri dibawa ke Rumah Sakit Ulin untuk diotopsi.
Menurut tetangga, selama ini korban diketahui hidup sebatang kara di gubuknya yang terpencil tersebut. Kira-kira sudah lima tahun ia menyendiri tanpa diketahui siapa keluarganya. Kejadian yang menyebabkan korban kehilangan nyawa inilah yang kemudian mengejutkan warga.(OMI/AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
