Iran: Pembakaran Alquran Kamuflase AS  

Desika Pemita
09/09/2010 17:35
Liputan6.com, Teheran: Pembakaran Kitab Suci Umat Muslim pada peringatan serangan 11 Septermber 2001 banyak mendapatkan kecaman dan kritik. Iran, salah satu negara dengan penduduk mayoritas Muslim juga mengecam dengan keras. Seorang komandan senior Iran mengatakan bahwa pembakaran kitab suci ini merupakan kamuflase AS untuk mengalihkan perhatian dunia dari kejahatannya.

Wakil Kepala Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Masoud Seyyed Jazayeri, mengatakan, "Dengan menciptakan isu-isu sekunder dan menarik perhatian publik terhadap isu marjinal, pemerintah AS berusaha untuk menutupi kejahatan dan membakar Qur`an pada 11 September oleh seorang pendeta Kristen. Hal ini adalah bagian dari gerakan ini."

Jazayeri berpendapat bahwa pengambilan keputusan melalui lobi-lobi tertentu merupakan suatu alasan yang dapat diterima untuk memperluas pengaruh mereka di seluruh dunia dan insiden 11 September merupakan alasan yang tepat.

Ia melanjutkan untuk menambahkan bahwa ada bukti kuat tentang peristiwa 11 September ternyata dilakukan oleh pemerintah AS dan agen-agen Israel. Oleh karena itu mereka menciptkan isu-isu seperti ini untuk menutupi kejahatan mereka dengan istilah "lempar batu sembunyi tangan."

Negara-negara Islam telah mengadakan demonstrasi besar-besaran guna melawan maksud salah satu tempat ibadah kecil di Florida, Amerika Serikat. Namun, rencana untuk membakar sebanyak 200 mushaf Alquran tersebut akan tetap dilaksanakan. Selain itu, meskipun pejabat AS mengutuk rencana tersebut, namun tidak ada upaya hukum yang diambil sejauh ini untuk menghentikan gerakan tersebut.(islamidavet/AYB)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler