Jumlah Korban Tewas 144 Jiwa
Ahmad Salman09/09/2010 15:54
Liputan6.com, Jakarta: Banyak kecelakaan terjadi di sejumlah daerah yang dialami para pemudik. Total hingga H-2 Lebaran 2010 sedikitnya 144 orang tewas. Deputi Operasional Kapolri Irjen Soenarko mengatakan di Jakarta, Kamis (9/9), selain korban tewas jumlah luka berat ada 198 jiwa dan luka ringan sebanyak 381 orang. Jumlah angka kecelakaan mencapai 743 kasus.
Soenarko menambahkan, sebanyak 75 persen penyebab laka lantas masih didominasi pengendara roda dua. Ia mengatakan paling banyak korban adalah yang berprofesi karyawan. "Kecelakaan yang banyak terjadi selama arus mudik hingga H-2 terdapat di kawasan pantura dan jalur alternatif," kata Soenarko.
Sementara pada Operasi Ketupat 2009 jumlah laka lantas sebanyak 1.646 kasus dengan korban meninggal sebanyak 702 jiwa, luka berat 859 jiwa dan luka ringan 1.697 ringan.
Pada kesempatan itu Soenarko mengimbau para pengendara sepeda motor yang akan mudik, disamping kebijakan pengawalan secara estafet, juga diimbau mengangkut kendaraan menggunakan jalur laut, kereta api, truk dan sebagainya.(Ant)
Soenarko menambahkan, sebanyak 75 persen penyebab laka lantas masih didominasi pengendara roda dua. Ia mengatakan paling banyak korban adalah yang berprofesi karyawan. "Kecelakaan yang banyak terjadi selama arus mudik hingga H-2 terdapat di kawasan pantura dan jalur alternatif," kata Soenarko.
Sementara pada Operasi Ketupat 2009 jumlah laka lantas sebanyak 1.646 kasus dengan korban meninggal sebanyak 702 jiwa, luka berat 859 jiwa dan luka ringan 1.697 ringan.
Pada kesempatan itu Soenarko mengimbau para pengendara sepeda motor yang akan mudik, disamping kebijakan pengawalan secara estafet, juga diimbau mengangkut kendaraan menggunakan jalur laut, kereta api, truk dan sebagainya.(Ant)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
