Kapolri Batal Pantau Nagreg  

M.I. Stephen V.
09/09/2010 13:01
Liputan6.com, Bandung: Rombongan Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, Menteri Perhubungan Fredy Numberi, dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, dan sejumlah pejabat Polri batal memantau Lingkar Nagreg, Jawa Barat, Kamis (9/9) ini. Pemantauan baru akan dilakukan kembali di Jalur Nagreg pada Ahad mendatang, atau H+2 Idul Fitri 1431 Hijriah.

Menurut rencana, sedianya rombongan yang di antaranya terdiri dari Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal Pol. Nanan Soekarna, Badan Bimbingan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Brigadir Jend. Pol. Deddi Fauzi, Kepala Ppolda Jabar Irjen Pol. Sutarman, dan Gubernur Jabar Ahmad Heriawan, akan memantau jalur mudik kawasan Nagreg. Pemantauan ini mencakup jalan lama dan Lingkar Nagreg dengan menggunakan bis yang telah disediakan.

Rombongan tiba di Nagreg dengan menggunakan empat helikopter di lapangan belakang SDN III Nagreg. Selepas mendarat, Kapolri dan rombongan langsung menuju Jalan Raya Nagreg, melihat kepadatan arus kendaraan yang akan menuju arah Timur. Hanya sekitar lima menit, Bambang Hendarso dan rombongan bergegas kembali ke helikopternya, dan terbang menuju Losari, tanpa sempat memberikan keterangan pers.

Menurut keterangan Petugas Lalu Lintas Udara (PLLU) Lapangan Udara Sulaeman, Pelda Udara Evy, sebelum ke Nagreg rombongan singgah ke Cikopo, Bandung. "Setelah Nagreg, rencananya rombongan akan ke Losari," jelas dia. Sementara dari keterangan petugas lainnya, pembatalan rencana pemantauan tersebut karena situasi lalu lintas tengah di wilayah Nagreg ini padat.(Ant/EPN)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler