Terminal Peti Kemas Tanjungpriok Tetap Beroperasi
Wira Respati dan Noviar Jamal09/09/2010 11:28
Liputan6.com, Jakarta: Meski sebagian besar orang sudah libur untuk menghadapi perayaan Idulfitri, Jumat (10/9) besok, aktivitas perdagangan impor dan ekspor di terminal peti kemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, tidak libur. Pelayanan di tempat itu akan dilakukan selama 24 jam.
Jakarta Internasional Container I dan II tetap melayani arus peti kemas. Persentase impor-ekspor meningkat hingga 34 persen membuat terminal harus tetap beroperasi selama libur lebaran dengan sistem shifting. Meski begitu, jadwal shift tidak berlangsung senormal biasa, karena telah disiapkan sejumlah lima lahan untuk mengantisipasi penumpukan peti kemas.
Bagian impor-ekspor Consumer Goods menyadari bahwa selama libur lebaran layanan akan diprioritaskan pada sembako dan bahan bakar minyak. Karena itu, sejak H-7 kontainer yang masuk dan keluar umumnya berisi bahan kebutuhan mendasar tersebut.
Menurut General Manager PT Pelindo Tanjung Priok Cipto Pramono, layanan penumpang juga masih akan ditangani meski puncak arus mudik terjadi pada H-4 lebaran. Ia menambahkan, tahun ini terjadi penurunan jumlah pemudik dengan kapal laut karena alternatif moda transportasi mudik yang kian banyak.(MRQ/SHA)
Jakarta Internasional Container I dan II tetap melayani arus peti kemas. Persentase impor-ekspor meningkat hingga 34 persen membuat terminal harus tetap beroperasi selama libur lebaran dengan sistem shifting. Meski begitu, jadwal shift tidak berlangsung senormal biasa, karena telah disiapkan sejumlah lima lahan untuk mengantisipasi penumpukan peti kemas.
Bagian impor-ekspor Consumer Goods menyadari bahwa selama libur lebaran layanan akan diprioritaskan pada sembako dan bahan bakar minyak. Karena itu, sejak H-7 kontainer yang masuk dan keluar umumnya berisi bahan kebutuhan mendasar tersebut.
Menurut General Manager PT Pelindo Tanjung Priok Cipto Pramono, layanan penumpang juga masih akan ditangani meski puncak arus mudik terjadi pada H-4 lebaran. Ia menambahkan, tahun ini terjadi penurunan jumlah pemudik dengan kapal laut karena alternatif moda transportasi mudik yang kian banyak.(MRQ/SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
