Imam Masjid Bersikeras Bangun Masjid Ground Zero
Addy Hasan08/09/2010 23:14
Liputan6.com, New York: Imam Masjid New York, Feisal Abdul Rauf bersikeras membangun kembali Masjid yang berdekatan dengan lokasi runtuhnya gedung menara kembar World Trade Center atau Ground Zero bekerjasama dengan seluruh pihak. Demikian diungkapkan Feisal Abdul Rauf dikutip situs The New York Times, Amerika Serikat, Selasa (7/6).
Rauf mengaku sangat terkejut dengan sikap berlebihan masyarakat AS yang pro dan kontra terkait pembangunan Masjid di Ground Zero. Menurutnya, penolakan tersebut menunjukkan rendahnya pemahaman mereka atas nilai yang telah tertanam di hari masyrakat AS, seperti penghormatan hak, toleransi dan kebebasan beragama.
Rauf menuding penolakan itu hanya dilakukan oleh segelintir orang saja. "Kami tetap membangun pusat komunitas Muslim Cordoba House di lokasi tersebut dengan dukungan masyarakat dan pemerintah serta pemimpin semua umat beragama" kata Rauf.
Imam Masjid New York itu juga menjelaskan bahwa pusat komunitas yang direncanakan dibangun kembali itu akan menjadi ruang publik masyarakat seperti kolam renang, ruang kelas, taman bermain anak, hingga rumah ibadah umat beragama lainnya. Ia juga berjanji membuat pusat komunitas multi agama mengenang ratusan ribu korban serangan 11 September.
Sebelumnya, Imam Masjid New York meminta masyarakat Amerika Serikat menghargai kebebasan beragama dan berpolitik terkait hiruk pikuk kontroversi pembangunan kembali masjid Ground Zero [baca: Imam Masjid New York Serukan Kebebasan Beragama].(AYB)
Rauf mengaku sangat terkejut dengan sikap berlebihan masyarakat AS yang pro dan kontra terkait pembangunan Masjid di Ground Zero. Menurutnya, penolakan tersebut menunjukkan rendahnya pemahaman mereka atas nilai yang telah tertanam di hari masyrakat AS, seperti penghormatan hak, toleransi dan kebebasan beragama.
Rauf menuding penolakan itu hanya dilakukan oleh segelintir orang saja. "Kami tetap membangun pusat komunitas Muslim Cordoba House di lokasi tersebut dengan dukungan masyarakat dan pemerintah serta pemimpin semua umat beragama" kata Rauf.
Imam Masjid New York itu juga menjelaskan bahwa pusat komunitas yang direncanakan dibangun kembali itu akan menjadi ruang publik masyarakat seperti kolam renang, ruang kelas, taman bermain anak, hingga rumah ibadah umat beragama lainnya. Ia juga berjanji membuat pusat komunitas multi agama mengenang ratusan ribu korban serangan 11 September.
Sebelumnya, Imam Masjid New York meminta masyarakat Amerika Serikat menghargai kebebasan beragama dan berpolitik terkait hiruk pikuk kontroversi pembangunan kembali masjid Ground Zero [baca: Imam Masjid New York Serukan Kebebasan Beragama].(AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
