Ratusan Tukang Becak Berebut Antre Sarung Gratis
Wiwik Susilo08/09/2010 19:54
Liputan6.com, Solo: Ratusan tukang becak di Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/9) siang, rela antre berjam-jam di Bundaran Gladak demi mendapatkan pembagian sarung gratis. Acara tersebut digelar Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau Kagama Surakarta. Bahkan, lantaran acara ini, ratusan tukang becak antre hingga sepanjang 100 meter.
Penyelenggara sebenarnya acap kali meminta para tukang becak tersebut agar tertib dalam mengantre. Namun, akibat tidak sabar dan panasnya cuaca, aksi dorong pun tak terhindarkan karena mereka berusaha merangsek lebih dulu ke depan. Beruntung, kondisi tersebut bisa diantisipasi petugas keamanan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ditambah lagi sejak awal penyelenggara sudah mengantisipasi desak-desakan tersebut dengan membagikan kupon pengambilan. Pembagian sarung tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian pada tukang becak dalam merayakan Lebaran. Lebih dari 350 sarung dibagikan gratis dalam acara tersebut. Sejumlah tukang becak mengaku amat senang dengan acara tersebut.(BJK/ANS)
Penyelenggara sebenarnya acap kali meminta para tukang becak tersebut agar tertib dalam mengantre. Namun, akibat tidak sabar dan panasnya cuaca, aksi dorong pun tak terhindarkan karena mereka berusaha merangsek lebih dulu ke depan. Beruntung, kondisi tersebut bisa diantisipasi petugas keamanan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ditambah lagi sejak awal penyelenggara sudah mengantisipasi desak-desakan tersebut dengan membagikan kupon pengambilan. Pembagian sarung tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian pada tukang becak dalam merayakan Lebaran. Lebih dari 350 sarung dibagikan gratis dalam acara tersebut. Sejumlah tukang becak mengaku amat senang dengan acara tersebut.(BJK/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
