Semarakkan Ramadan dengan Musik Tek Thor
Dirgo Suyono07/09/2010 06:32
Liputan6.com, Ngawi: Tiada hari tanpa musik tek thor saat Ramadan. Demikian warna kehidupan warga Kelurahan Karangtengah, Kota Ngawi, Jawa Timur. Bebunyian yang biasa digunakan membangunkan sahur ini diminati kalangan remaja. Selain melestarikan kesenian yang hampir punah, kegiatan ini juga sebagai sarana ibadah.
Minat warga terlihat dalam Festival Musik Tek Thor yang diselenggarakan remaja masjid setempat. Ratusan warga dari kalangan orangtua, remaja, hingga anak-anak memadati jalan raya depan Masjid Darul Jannah. Sementara puluhan peserta musik tek thor turut ambil bagian untuk menjadi yang terbaik.
Rata-rata peserta tek thor terdiri dari empat sampai lima orang. Dan masing-masing harus membawa peralatan sendiri. Yaitu botol bekas, kentongan, hingga ketipung. Peralatan ini akan digunakan untuk mengiringi lagu-lagu bernadakan islami.
Meski baru tiga kali festival digelar, peserta yang ikut dari tahun ke tahun meningkat. Festival ini digelar tiap jelang Lebaran.(AIS)
Minat warga terlihat dalam Festival Musik Tek Thor yang diselenggarakan remaja masjid setempat. Ratusan warga dari kalangan orangtua, remaja, hingga anak-anak memadati jalan raya depan Masjid Darul Jannah. Sementara puluhan peserta musik tek thor turut ambil bagian untuk menjadi yang terbaik.
Rata-rata peserta tek thor terdiri dari empat sampai lima orang. Dan masing-masing harus membawa peralatan sendiri. Yaitu botol bekas, kentongan, hingga ketipung. Peralatan ini akan digunakan untuk mengiringi lagu-lagu bernadakan islami.
Meski baru tiga kali festival digelar, peserta yang ikut dari tahun ke tahun meningkat. Festival ini digelar tiap jelang Lebaran.(AIS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
