Pesawat Ultra Light Tiba-tiba Menukik
Ulfan Rahmad06/09/2010 10:36
Liputan6.com, Bogor: Polisi belum bisa memastikan penyebab kecelakaan pesawat ultra light yang jatuh di kawasan Lido, Caringin, Jawa Barat. "Kami belum bisa memastikan, harus memanggil ahlinya dulu," kata Ajun Komisaris Besar Polisi Tomex Kurniawan ketika dihubungi Liputan6.com, Senin (6/9) pagi.
Menurut Tomex, informasi yang dia peroleh, sebelum jatuh mesin pesawat terlebih dahulu mati di udara. "Jadi saat lagi terbang, tiba-tiba jatuh ke bawah. Menukik," kata Tomex. Dia memperkirakan, ketinggian pesawat saat itu sekitar 400 kaki.
Pesawat ultra light, kata Tomex, mirip dengan gantole. Bedanya, jika ultra light menggunakan mesin, gantole tidak.
Saat ini, korban tewas yakni pilot Renny Widodo sudah dibawa ke RS PMI Bogor. Korban adalah warga Perumahan Bulak Kapal Permai, Jatimulya, Kabupaten Bekasi.(ULF)
Menurut Tomex, informasi yang dia peroleh, sebelum jatuh mesin pesawat terlebih dahulu mati di udara. "Jadi saat lagi terbang, tiba-tiba jatuh ke bawah. Menukik," kata Tomex. Dia memperkirakan, ketinggian pesawat saat itu sekitar 400 kaki.
Pesawat ultra light, kata Tomex, mirip dengan gantole. Bedanya, jika ultra light menggunakan mesin, gantole tidak.
Saat ini, korban tewas yakni pilot Renny Widodo sudah dibawa ke RS PMI Bogor. Korban adalah warga Perumahan Bulak Kapal Permai, Jatimulya, Kabupaten Bekasi.(ULF)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
