Helmy: Rencana Pembangunan Gedung Muncul Tiba-tiba  

Edward Panggabean
05/09/2010 12:53

Liputan6.com, Jakarta: Rencana pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat senilai Rp 1,162 triliun, ternyata tidak diketahui banyak pihak termasuk kalangan wakil rakyat. Alhasil, rencana tersebut menuai pertanyaan di kalangan fraksi-fraksi lain di DPR.

Hal itu diutarakan anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Helmy Fauzi. Ia pun menyesalkan sikap anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). "Kita tidak pernah ditanya, tidak pernah dilibatkan. Tahu-tahu, ujuk-ujuk, gila ada rencana pembangunan [gedung senilai) Rp 1,6 triliun," jelas Helmy dengan nada kecewa saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Ahad (5/9).

Helmy menambahkan, rencana itu pun tidak pernah dibahas di sidang paripurna Disosialisasikan pun tidak. "Jangankan ditanya pada anggota Dewan, apakah perlu atau tidak perlunya kita punya gedung itu. Ini kan gila sekali, masa anggota Dewannya sendiri tidak tahu mau dibangun gedung senilai 1,6 rtiliun lebih itu," tandasnya.

Anggota Komisi I itu pernah menanyakan hal tersebut kepada pimpinannya sekaligus Wakil Ketua DPR Pramono Anung. "Saya tanya pimpinan Dewan saya dari F-PDIP (Pramono Anung): `Mas Pram bagaimana pembangunan gedung baru itu, apa Mas Pram mengetahui?" tutur Helmy.

Ternyata, menurut Helmy, Pramono Anung sebagai pimpinan anggota Dewan tidak dilibatkan. Bahkan, tidak tahu-menahu tentang keputusan ini. Helmy pun mempertanyakan bila pembangunan gedung tersebut tetap dilaksanakan. "Ada apa di balik ini," cetusnya [baca: Rencana Gedung Baru DPR Tak Akan Batal].

Helmy pun menilai gedung lama masih layak pakai sehingga tak ada alasan apa pun untuk pembangunan gedung baru tersebut. Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Jabar IV itu pun menyarankan gedung lama cukup direnovasi. Sebab, uang sebesar Rp 1,6 triliun itu masih dibutuhkan rakyat. Terutama, banyak warga yang masih hidup dalam kesusahan. "Kalau pun dilakukan, kebangetan," tutupnya.(ANS)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler