Ulama Dihina, Warga Kepung Kantor Polisi  

Eko Setyabudi
04/09/2010 23:30
Liputan6.com, Ciamis: Suasana gaduh sudah tak tampak lagi di kantor Kepolisian Sektor Pamarican, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (4/9). Sebelumnya, ratusan orang mengepung kantor tersebut karena ingin melampiaskan kemarahan pada tiga orang yang dianggap menghina ulama.

Tiga pelaku yang dievakuasi ke Kepolisian Resor Ciamis itu diamuk massa lantaran mengeluarkan pernyataan yang dinilai menyimpang dari ajaran Islam. Mereka menyebut bahwa jika seseorang menikah tak perlu saksi, tak perlu ada puasa, dan memberi zakat harus sebanyak mungkin.

Dan, semakin mengundang kemarahan warga karena pelaku menyatakan bahwa ulama tidak ada apa-apanya. Dua warga yang membuat masalah itu adalah Ngaliman dan
Jejen. Juga Turiman, Kepala Desa Sukahurip.

Akhirnya tiga pelaku disidang oleh para ulama serta diminta membaca dua kalimat syahadat. Sayangnya, hal tersebut tetap membuat warga marah sehingga memukuli para pelaku.(OMI/YUS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler