Kendaraan Pemudik Mulai Lintasi Jalur Pantura
Achmad Yani04/09/2010 20:14
Liputan6.com, Karawang: Arus lalu lintas di jalur pantura mulai diramaikan kendaraan pemudik, Sabtu (4/9). Di Jatisari, Karawang, Jawa Barat, misalnya, kendaraan pemudik umumnya mobil pribadi tujuan Cirebon dan Jawa Tengah meski jumlahnya bisa dihitung dengan jari.
Meski begitu, menurut Abdul Syukur, anggota tim pemantau arus mudik Dinas Perhubungan Jabar, secara umum arus lalu lintas di jalur pantura mulai dari Cikampek-Pamanukan menuju arah timur seperti Cirebon dan Jateng masih relatif normal. Volume kendaraan sepanjang siang tadi tercatat sepuluh unit per menit dengan kecepatan 60-70 kilometer per jam.
Posko pamantau mudik Dishub Jabar di Jatisari mencatat adanya peningkatan volume kendaraan di jalur pantura dibanding tahun lalu. Pada H-7 tahun 2010, volume kendaraan yang melewati Jalur pantura wilayah Karawang (dari arah barat ke timur) tercatat 47.271 unit, dan 22.551 di antaranya sepeda motor. Sedangkan tahun lalu pada periode yang sama, tercatat 42.490 unit kendaraan, dan 17.401 di antaranya sepeda motor.(IAN/Ant)
Meski begitu, menurut Abdul Syukur, anggota tim pemantau arus mudik Dinas Perhubungan Jabar, secara umum arus lalu lintas di jalur pantura mulai dari Cikampek-Pamanukan menuju arah timur seperti Cirebon dan Jateng masih relatif normal. Volume kendaraan sepanjang siang tadi tercatat sepuluh unit per menit dengan kecepatan 60-70 kilometer per jam.
Posko pamantau mudik Dishub Jabar di Jatisari mencatat adanya peningkatan volume kendaraan di jalur pantura dibanding tahun lalu. Pada H-7 tahun 2010, volume kendaraan yang melewati Jalur pantura wilayah Karawang (dari arah barat ke timur) tercatat 47.271 unit, dan 22.551 di antaranya sepeda motor. Sedangkan tahun lalu pada periode yang sama, tercatat 42.490 unit kendaraan, dan 17.401 di antaranya sepeda motor.(IAN/Ant)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
