HTI Protes Rencana Pembakaran Quran  

Ahmad Salman
04/09/2010 16:11
Liputan6.com, Jakarta: Rencana kelompok Dove World Outreach Center membakar Quran mengundang banyak gelombang protes di Indonesia. Setelah Gerakan Peduli Pluralisme (GPP) dan Front Pembela Islam, kini giliran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ribuan aktivis dan pendukung HTI berunjuk rasa depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (4/9) melayangkan protes.

Massa HTI mengutuk rencana pembakaran Quran di Florida dalam rangka memperingati tragedi pemboman World Trade Centre, 11 September 2001 silam. Melalui salah satu poster tertulis: "Jihad to protect Qur`an. Tindakan itu dinilai keji, tidak beradab, dan sangat merendahkan kehormatan, keagungan dan kesucian Quran.

"Ini bukan hanya merupakan penghinaan terhadap kesucian Al Qur`an, tetapi juga merupakan penghinaan terhadap Islam dan kaum muslimin di seluruh dunia," kata Juru Bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto. Aksi siang itu dijaga ketat jajaran kepolisian setempat.

Ismail Yusanto mengatakan rencana pembakaran Quran bila benar terjadi akan memancing reaksi keras dari umat Islam di seluruh dunia. Ketegangan pun muncul. Tak bisa dihindari pula kemungkinan konflik keras antarumat beragama. Jadi, menurut Ismail, rencana ini harus benar-benar dicegah.

Aksi serupa juga terjadi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Palembang, Sumatra Selatan. Sekitar 500 aktivis HTI Kalsel menggelar aksi damai di Banjarmasin.

Sementara di Palembang, massa HTI berunjuk rasa di Bundaran Air Mancur, Palembang. Demonstrasi yang dikoordinasikan HTI Sumsel diikuti puluhan orang dari berbagai kalangan seperti majelis taklim, mahasiswa dan kaum muslim dari utusan berbagai kota di Sumsel.

Massa HTI juga berunjuk rasa di depan Konsulat Jenderal AS di Medan, Sumatra Utara. Mereka mengutuk keras rencana dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap agama yang keji dan tidak beradab. Sebelumnya, mereka berjalan kaki menyusuri Kota Medan sambil mengusung berbagai poster.

Sedangkan di Makassar, Sulawesi Selatan, massa HTI memusatkan aksi di depan Masjid Al Markaz Al Islami. Seperti di daerah lain, mereka juga menentang tindakan yang akan membakar Alquran. Pembakaran kitab suci juga dianggap merendahkan kehormatan umat Islam di dunia.(AIS/Ant/ULF)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler