Bukti Senapan Angin Belum Ditemukan
Melly Febrida04/09/2010 13:20
Liputan6.com, Bandung: Pihak kepolisian masih kesulitan mengumpulkan informasi terkait tertembaknya bocah SD di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Gedung Pakuan, Bandung. Humas di Gedung Pakuan dan staf Gubernur masih belum memberikan keterangan.
"Kita bisa lihat dari hasil penyidikan di lapangan, nanti baru akan kita lakukan proses hukum terhadap pelaku yang diduga melakukan kelalaian, namun untuk mengumpulkan informasi tersebut perlu ada penjelasan dari pihak kegubernuran, dan saksi pada saat kejadian," ujar Kapolrestabes Kombes Pol Jaya Subriyanto saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/9).
Menurut Jaya, pihaknya juga masih sulit mengumpulkan barang bukti berupa senapan angin karena belum ada kejelasan data serta kronologi kejadiannya
"Korban sesaat setelah kejadian langsung dibawa ke RS Santos terlebih dahulu, lalu dibawa ke RS Boromeus karena akan dilakukan operasi terhadap korban berinisial RA, " ungkap Kapolrestabes.
Adanya insiden penembakan oleh teman anak Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di gedung Negara Pakuan Jawa Barat Jumat sore kemarin masih belum menemukan titik terang.
Korban RA yang mengalami luka di bagian kepala belakang, saat ini sudah berhasil dioperasi sejak semalam sekitar pukul 23.00 WIB. "Korban yang mengalami luka di bagian tulang belakang kepala, kini masih dalam perawatan," ungkap Jaya.
Pelaku yang juga teman anak gubernur berinisial RZ, belum dimintai keterangan terkait insiden kelalaian tersebut.
"Tetap akan kita proses jika memang bukti di lapangan menyebutkan ada unsur kesengajaan, kini kita masih menunggu pulihnya korban, guna dimintai keterangannya," ujar Jaya [baca: Bocah Tertembak di Rumah Dinas Gubernur Jabar]. (Ant/MEL)
"Kita bisa lihat dari hasil penyidikan di lapangan, nanti baru akan kita lakukan proses hukum terhadap pelaku yang diduga melakukan kelalaian, namun untuk mengumpulkan informasi tersebut perlu ada penjelasan dari pihak kegubernuran, dan saksi pada saat kejadian," ujar Kapolrestabes Kombes Pol Jaya Subriyanto saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/9).
Menurut Jaya, pihaknya juga masih sulit mengumpulkan barang bukti berupa senapan angin karena belum ada kejelasan data serta kronologi kejadiannya
"Korban sesaat setelah kejadian langsung dibawa ke RS Santos terlebih dahulu, lalu dibawa ke RS Boromeus karena akan dilakukan operasi terhadap korban berinisial RA, " ungkap Kapolrestabes.
Adanya insiden penembakan oleh teman anak Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di gedung Negara Pakuan Jawa Barat Jumat sore kemarin masih belum menemukan titik terang.
Korban RA yang mengalami luka di bagian kepala belakang, saat ini sudah berhasil dioperasi sejak semalam sekitar pukul 23.00 WIB. "Korban yang mengalami luka di bagian tulang belakang kepala, kini masih dalam perawatan," ungkap Jaya.
Pelaku yang juga teman anak gubernur berinisial RZ, belum dimintai keterangan terkait insiden kelalaian tersebut.
"Tetap akan kita proses jika memang bukti di lapangan menyebutkan ada unsur kesengajaan, kini kita masih menunggu pulihnya korban, guna dimintai keterangannya," ujar Jaya [baca: Bocah Tertembak di Rumah Dinas Gubernur Jabar]. (Ant/MEL)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
