Gunung Sinabung Kembali Meletus
Boy Bakamaro dan Doni Perangin-angin04/09/2010 03:04
Liputan6.com, Karo: Alam kembali tak bisa ditebak. Sempat diprediksi para ahli telah menyelesaikan letusan sempurna, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Jumat (3/9), kembali meletus sebanyak dua kali. Kali ini dengan karakter berbeda.
Meski tak sehebat letusan sebelumnya, letusan kali ini menyemburkan asap hitam pekat yang menyebar hingga Kota Brastagi dan Kabanjahe. Bau belerang kembali menyengat yang membuat warga panik serta memilih mengungsi dari gunung setinggi 2.640 meter ini.
Letusan untuk kali kesekian ini membuat warga bingung, apakah wilayahnya aman atau tidak. Mereka pun menanyakan langsung ke posko pengamatan di Brastagi.
Sementara itu, pemerintah telah menetapkan zona awas radius enam kilometer dari gunung. Namun, karena kurangnya sosialisasi dan marka batas zona awas, membuat warga yang tidak termasuk zona awas ikut mengungsi. Sebelumnya, kemarin pagi juga sempat terjadi letusan terbesar hingga radius tiga kilometer [baca: Letusan Gunung Sinabung Dievaluasi].(BOG)
Meski tak sehebat letusan sebelumnya, letusan kali ini menyemburkan asap hitam pekat yang menyebar hingga Kota Brastagi dan Kabanjahe. Bau belerang kembali menyengat yang membuat warga panik serta memilih mengungsi dari gunung setinggi 2.640 meter ini.
Letusan untuk kali kesekian ini membuat warga bingung, apakah wilayahnya aman atau tidak. Mereka pun menanyakan langsung ke posko pengamatan di Brastagi.
Sementara itu, pemerintah telah menetapkan zona awas radius enam kilometer dari gunung. Namun, karena kurangnya sosialisasi dan marka batas zona awas, membuat warga yang tidak termasuk zona awas ikut mengungsi. Sebelumnya, kemarin pagi juga sempat terjadi letusan terbesar hingga radius tiga kilometer [baca: Letusan Gunung Sinabung Dievaluasi].(BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
